Khawatir Meninggal Karena Tumor Payudaranya, Pesan Marshanda untuk Sang Ayah : Caca Ingin Minta Maaf

Marshanda idap tumor payudara (1)
Marshanda mengidap tumor payudara. Foto : Instagram/@marshanda.

POJOKSATU.id, MARSHANDA mempersiapkan hal terburuk terkait penyakit tumor payudaranya. Salah satunya ingin meminta maaf ke ayahnya sebelum takdir menentukannya meninggal dunia.


Ayah Marshanda Irwan Yusuf saat ini sedang dirawat di salah satu kota, karena mengidap bipolar sepertinya. Sebelumnya, Irwan sempat menghebohkan karena diamankan Satpol PP di jalanan.

“Gua pengen bisa pergi ketemu bokap gua, sebelum gua kenapa-kenapa,” ujar Marshanda di YouTube-nya MARSHED, Senin (30/5/2022).


Caca-sapaan akrab Marshanda, mengaku bingung harus bicara ke ayahnya saat ini. Namun, dia memastikan ingin berusaha sembuh dengan berobat di Singapura.

“Gua ke Singapura berharap MIR mungkin memperbaiki jalan hidup. Gue ke Singapura tujuannya untuk fight, buat kesehatan gue. Kalau memang qadarnya gue pendek umurnya,” sebutnya.

Baca Juga : Siapkan Kematian Karena Tumor Payudara, Marshanda Bawa Mukeda dan Sajadah ke Singpaura

Dia berharap ayahnya menyaksikan video yang dibuatnya ini jika nantinya meninggal dunia sebelum sempat bertemu sang ayah.

“Caca pengen apa tahu kalau papa nonton video ini, siapa tahu sebelum MIR ajal menjemput, serius gua, mana kita tahu ya Allah. Bisa saja setelah Live bukan karena tumor payudara (lu meninggal). Allah yang Maha Tahu,” sebutnya.

Marshanda ingin selesai pemeriksaan di Singapura dan nantinya berjalan baik, masih sempat menjenguk ayahnya dan menjelaskan soal sakitnya.

“Gua (nantinya) sampai ke Jakarta gua memastikan ke papa. Karena dia sudah lama enggak disamperin sama orang-orang yang disayangi. Gua ingin menjenguknya,” ungkapnya.

Baca juga : Umumkan Idap Tumor Payudara, Marshanda Sudah Bicara Tentang Kematian

Salah satu kalimat yang ingin disampaikannya ke sang ayah adalah minta maaf.

“Gua pengen minta maaf. Kalau papa nonton gua sekarang, gua optimis ketemu bokap. Gua bukan mendahului Tuhan, at least dia nonton ini. Sebagai anak pertama, kalau memang Caca akan segera pergi, pertama Caca ingin mminta maaf ke papa,” tuturnya.

Dia juga menginginkan ayahnya tidak memikirkan sang putrinya. “Caca ingin papa tahu, papa hidup sampai hari ini, papa kangen Caca kan. Aku akan meninggal, kalau aku meninggal Caa akan tetap di hati papa,” ucapnya.

Marshanda juga menitipkan semacam wasiat atau dying wish ke ayahnya, yaitu agar sang papa fokus memikirkan mentalnya. Karena sesama penderita bipolar, Caca ingin ayahnya bisa bertahan dan sembuh.

“Kalau caca boleh menyampaikan dying wish, perhatian mental papa,” ujarnya.

Baca Juga : Kesal Didesak Segera Nikah, Anya Geraldine : Kalau Belum Siap, Jangan Dipaksain

Tak hanya kepada ayahnya, dia juga meninggalkan pesan untuk semua orang yang pernah merendahkan kondisi ayahnya.

“Untuk semua yang pernah ngerendahi bokap gua, kalian itu sombong. Hanya karena bokap gua berantakan, pernah lost, bukan berarti kalian lebih baik dari dia. Karena dia miskin, semua hati yang pahit, perbaiki hati kalian,” tukasnya.

“Ini dying wish gua buat dunia. Jangan pernah ngerendahi bokap, nyokap gua, Allah akan mengirimkan kalian semua pelajaran. Gua senjatanya doa, sahabat, senjata gua Allah,” sambungnya.

Teruntuk yang pernah tersakiti akan ulahnya, Marshanda juga meminta maaf. “Untuk seMua yang gua sakiti hatinya tolong maafkan,” tutupnya. (nin/pojoksatu)