Ogah Tanggapi Nyinyiran Farhat Abbas, Haji Faisal : Kecuali Rumah Tangganya Lebih Baik dari Saya

Haji Faisal sentil balik Farhat Abbas
Farhat Abbas dan Haji Faisal. Foto : Instagram.

POJOKSATU.id, PENGUSAHA yang juga ayah almarhum Bibi Andriansyah, Haji Faisal mengingatkan Farhat Abbas untuk tidak selalu nyinyir dengan keluarganya.


Haji Faisal pun memastikan ogah menanggapi lebih lanjut semua sindiran Farhat Abbas mulai dari sebutan kakek konten, juga soal Fuji yang dicapnya buruk.

Faisal mengatakan Farhat lebih baik berkaca diri sebelum mengolok-olok orang lain.


“Saya tidak mau sebenarnya menanggapi kritikan, sindiran pihak ketiga. Karena orang yang menyindir (yaitu) pihak ketiga, kadang-kadang rumah tangganya saja enggak beres,” tegasnya dikutip dari tayangan Intens Investigasi.

Faisal menyatakan akan meladeni Farhat jika baik rumah tangga dan anak-anak Farhat lebih baik dari keluarga Faisal.

“Kecuali rumah tangganya lebih baik dari rumah tangga saya, anak-anaknya lebih baik dari anak-anak saya, mungkin saya mau menanggapi,” tukasnya.

“Saya dengar-dengar rumah tangga (Farhat) kagak beres. Anak saya empat alhamudlillah, kuliah semua. Mohon maaf bukan membanggakan diri, bagaimanapun saya bertanggung jawab dengan anak saya,” tegasnya.

Faisal pun menyindir Farhat yang sempat heboh dengan pengakuan seorang perempuan yang memiliki anak dari Farhat, selain Nia Daniaty. Faisal memastikan akan mengakui jika soal darah daging. “Saya akui itu anak saya,” timpalnya.

Untuk Farhat, Faisal menitip pesan penting dan tegas. “Untuk pihak ketiga yang merasa susah melihat orang senang, senang melihat orang susah. Mohon kirainya koreksilah diri,” sebutnya.

Seperti diketahui, Farhat Abbas mendampingi Doddy Sudrajat menyoal Faisal. Dia kembali menyinggung donasi Gala yang sejatinya sudah selesai. Bahkan, akan melayangkan somasi ke Faisal karena menyingung asuransi Vanessa yang jatuh ke Doddy, termasuk mau melaporkan Thariq Halilintar karena terlalu bucin ke Fuji.

Farhat juga menyerang keluarga Faisal di Instagram Story-nya nyaris setiap hari dengan kata-kata yang tidak baik. (nin/pojoksatu)