Ditawari Medina Zein Beli Mobil hingga Berakhir Ditipu Rp100 Juta, Uya Kuya Beberkan Kronologisnya

Uya Kuya dan Medina Zein
Uya Kuya respon pengakuan soal Medina Zein yang dirawat di rumah sakit jiwa. Foto : Instagram.

POJOKSATU.id, PRESENTER Uya Kuya mengungkapkan kronologis perseteruannya dengan Medina Zein, yang berawal dari penawaran beli mobil dengan uang muka atau DP Rp100 juta.


Lewat akun YouTube-nya, Sabtu (7/5/2022), Uya membeberkan semuanya tanpa menyebut nama Medina. “Gua ditawari mobil, dia mau jual mobil. Gua disuruh transfer cepat. Pas gua mau lihat mobil itu, mobilnya fiktif. Sampai sekarang berbelit-belit. Dia mau refund duitnya tapi enggak ada sampai sekarang,” ujarnya.

Uya menjelaskan akhirnya muncul membahas kasus ini lantaran melihat Medina di media tampil dan mengklaim Uya yang membatalkan jual beli mobil. Padahal, menurut Uya, bukan itu yang terjadi.

Uya menyebutkan sejatinya baru kenal sebulan dengan Medina. Namun, Medina tetiba menyapanya di chat WhatsApp menawarkan mobil dan memohon bantuan agar membeli mobil itu karena dia sedang butuh untuk biaya rumah sakit. Dimana, Medina mengaku sedang sakit.


Ada dua unit mobil yang ditawarkan ke Uya dengan total Rp1,2 miliar. “Kakak transfer aja Rp100 juta DP buat dua unit mobil,” sebutnya menirukan kalimat Medina saat itu.

Ayah dua anak ini pun sebenarnya sudah diingatkan putrinya, Cinta, agar jangan transfer sebelum melihat mobil yang akan dibeli. Namun, Uya mengabaikan karena Medina mendesak dan membujuk dengan alasan mau untuk biaya rumah sakit.

Setelah ditransfer, Uya datang ke rumah sakit, sesuai janji Medina akan meminta orang mengantarkan dua mobil tersebut untuk dilihat Uya.

“Gua berangkat ke sana, sejam lebih mobil enggak datang. Sampai akhirnya datanglah mobil satu. Gua udah mulai curiga,” sebutnya.

Dengan banyak alasan, Uya mencari tahu dan akhirnya mendapati fakta bahwa mobil yang ditawarkan Medina bukan miliknya.

Uya memberitahu Medina bahwa dia tahu apa yang sedang terjadi, dan hanya meminta uangnya dikembalikan.

Di saat itu, Denise Chariesta yang juga berseteru dengan Medina menelepon Uya. Ternyata kasusnya sama, bedanya Denise ditipu Rp50 juta yang akhirnya sudah dibayar kembali oleh Medina.

Uya juga akhirnya ditransfer Rp10 juta dulu dan sisanya dengan janji akan dibayar Rp100 juta. Uya mengatakan dirinya tidak butuh dilebihkan, dia minta ditransfer sisanya saja Rp90 juta.

Mirisnya, dia mendapatkan bukti transfer ke dirinya dan Denise dengan nomor refensi sama dan jam transfernya diedit. “Ini jelas penipuan. Kalau mau nipu yang pintar dikit, jangan goblok,” tukasnya.

Uya mengatakan Medina playing victim. “Dia bilang ke media, gua cancel pembelian mobil itu, dia memutar balik fakta. Intinya adalah sampai gua diancam, dia bilang gua settingan, gua mau dilaporin UU ITE. Gua enggak nyebar berita bohong, jangan ancam-ancam gua, transfer duit gue,” tegasnya.

Dari kejadian ini, Uya mengingatkan semua orang tentang ciri-ciri penipu secara umum ke netizen.

“Baik-baik di depan kita di awal, dia menyakinkan kita. Gua goblok percaya sama elu. Ternyata yang DM gua banyak banget dengan barang yang berbeda. Setelah ditransfer, dia akan gesit. Pas kita tahu dia penipu dia akan mulai galak, dia akan lebih galak dari kita,” bebernya.

“Biasanya nanti kalau sudah ke blow up (kasusnya), dia akan merasa tersakiti, agar orang percaya lagi sama dia,” sambungnya.

Uya pun meyakinkan sejatinya Medina tidak punya uang lagi untuk mengembalikan uangnya. “Gua yakin lu uangnya belum ada. Kalau uang lu ada, lu akan balikin duit gue,” pungkasnya.

Dari penuturannya, Uya belum ada bicara akan membawa kasus ini ke ranah hukum. (nin/pojoksatu)