Dihujat Lantaran Pamer Foto Berbikini di Momen Lebaran, Ini Tanggapan Rachel Vennya

Rachel Vennya kena hujat lagi karena berfoto seksi.

POJOKSATU.id, SELEBGRAM Rachel Vennya kembali jadi bulan-bulanan netizen usai mengunggah foto bersama teman-temannya dengan pakaian bikini.


Rachel diketahui menggelar pesta di rumahnya saat masih di momen Lebaran. Tampak dirinya mengenakan bikini hitam.

Netizen pun langsung menghujatnya saat foto tersebut berseliweran di akun gosip, salah satunya @playitsafebabyreborn, Kamis (5/5/2022).

Banyak netizen yang kaget atas postingan itu, karena Rachel sebelumnya sempat mengenakan hijab sebelum akhirnya melepas hijab usai bercerai dari suaminya, Niko Al Hakim alias Okin.


Menanggapi beragam komentar netizen atas pakaiannya itu, Rachel akhirnya angkat bicara.

Lewat Instagram Story-nya, Sabtu (7/5/2022), ibu dua anak itu menyebut tak bisa menahan netizen untuk menghujatnya. Dia menyebut tak punya pilihan lain selain membiarkannya.

“Ya udah opini orang beda-beda, aku menghargai mereka yang opininya jelek ke aku, aku enggak bisa bikin 100 persen orang suka sama aku,” sebutnya.

Apalagi, Rachel punya ‘dosa’ besar yang menjadi catatan tersendiri di negeri ini lantaran menyuap petugas agar tidak menjalani karantina usai kepulangan dari Amerika Serikat.

Menurutnya, sejak kasus itu, apapun yang dibuatnya selalu salah. “Apalagi pas aku buat salah kemarin. Jadi sekarang aku sudah di titik pasrah,” ujarnya.

“Toh kalau ditutupi bilangnya fake, kalau ditunjukin marah-marah. Jadi kita enggak pernah benar-benar bisa dipandang baik. Mau berusaha jadi diri sendiri saja,” sambungnya.

“Kalau ranah privasi dan keputusan pribadi aku dikasih komen jelek ya enggak apa-apa. Itu kan urusan dia bukan urusan aku,” lanjutnya.

Rachel menyebut, semakin lama dirinya berpikir lebih dewasa dan merasa wajar jika ada yang pro dan kontra.

“Cuma aku harap yang sayang sama aku, yang lihat aku enggak dari pakaian atau kesalahan aku, kalian enggak usah ributin yang opininya beda ya, kita chill aja okay,” harapnya.

“Kita tetap positif vibe, menciptakan dampak sosial yang positif dan move on dari kesalahan sebelumnya dan belajar dari hal itu,” pungkasnya. (nin/pojoksatu)