Terlapor Kasus Dugaan Pemalsuan Merek Kosmetik Felicya Angelista Minta Maaf

Yasher Panjaitan, Kuasa Hukum Lenny Marliana, yang dilaporkan artis Felicya Angelista.

POJOKSATU.id, LENNY Marliana kasus dugaan pemalsuan merek kosmetik pesinetron Felicya Angelista meminta keadilan atas perkara yang sedang dihadapinya.


Pasalnya Lenny Marliana diduga telah menjadi korban di mana Rekening Bank miliknya dijadikan tempat menampung uang dari hasil kejahatan yang diduga dilakukan oleh kekasihnya sendiri asal China bernama TP (44).

Perempuan 32 tahun itu kini ditahan di Rumah Tahanan Narkoba Polda Metro Jaya, Blok Sel B5, oleh Tim Penyidik dari Reskrimsus Polres Jakarta Barat.

“Klien kami hanya salah satu dari antara korban yang mana rekening bank miliknya dijadikan tempat menampung uang. Dan isi rekening tersebut jumlahnya diduga sangat signifikan,” kata kuasa hukum Lenny Marliana, Yasher Panjaitan dalam keterangannya, Jumat (6/5/2022).


Menurut Yasher, proses hukum yang merupakan delik aduan terhadap kliennya itu diduga dilakukan setelah yang bersangkutan disangkakan melakukan impor kosmetik palsu merek Scarlett yang merupakan produk milik Felicya.

Padahal, kata dia, tuduhan yang dialamatkan terhadap kliennya itu tidaklah pernah dilakukannya.

“(Tuduhan itu) yang tidak pernah dilakukan oleh klien kami,” ujarnya.

Yasher menduga ada pihak-pihak lain yang ingin mengambil kepentingan atas isi rekening bank milik klien Lenny Marliana tersebut.

Sebab selama menangani kasus ini, dia menilai, penyidik tidak serius mengungkap tuntas hingga ke akar-akarnya.

Salah satu di antaranya penyidik hanya menahan paspor milik seorang pria WNA China.

“Hal ini membuat klien kami merasa telah diperlakukan tidak adil oleh Penyidik,” ungkap dia.

Karena itu, Yasher berharap manajemen artis dari Felicya Angelista sebagai pemegang merek Scarlett dapat tergerak hatinya untuk memberi maaf atas dugaan kesalahan kliennya.

“Klien kami bersedia membayar uang ganti kerugian dan menyampaikan ucapan permintaan maaf melalui surat kabar maupun media online kepada Scarlett,” tuturnya.

Diketahui, Lenny Marliana resmi dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Barat.

Laporan teregistrasi dengan nomor Laporan LP/B/233/III/2022/SPKT/ Restro Jakarta Barat PMJ, Tanggal 16 Maret 2022. Di mana tercatat sebagai delik aduan

Lenny Marliana diduga melanggar Pasal 8 Pasal  100, 102 UURI Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan indikasi geografis dan atau Pasal 62 ayat 1 Jucto Pasal  8 ayat 1 huruf f dan Pasal Nomor 9 ayat 1 huruf d UURI No.8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. (fir/pojoksatu)