Young Lex Akui Rumahnya Pernah Digerebek Polisi hingga Diminta Tes Urine, Begini Kronologisnya

Young Lex/instagram
Young Lex/instagram

POJOKSATU.id, PENYANYI rap Young Lex mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa rumahnya pernah digerebek polisi dalam razia narkoba. Itu terjadi pada tahun 2021.


Kejadian itu dibeberkan Young Lex, pada video di Instagram-nya, Kamis, (13/1/2022), sekaligus membuktikan bahwa dirinya bukan pemakai narkoba. Karena saat razia itu tes urinenya negatif dan tidak ada barang bukti.

Peristiwa ini diumbar Young Lex karena kesal pengguna Twitter membandingkan dirinya yang tatoan tanpa narkoba dengan Ardhito yang terlihat rapih namun ditangkap karena barang haram itu.

Young Lex mengungkapkan pada saat rombongan polisi menyambangi rumahnya, dirinya mengira itu berkaitan perseteruannya dengan EXOL fans boyband Korea, EXO. Dimana, pada Maret 2021, Young Lex merilis lagu berjudul Raja Terakhir. Video klip lagu itu dituding plagiat dari video musik “Lit” milik Lay Zhang, member EXO.


Dimana saat itu, EXOL mengancam akan menuntut Young Lex dan melaporkan ke polisi.

Baca Juga : Dituding Plagiat dan Diserang Fans K-Pop, Young Lex : Saya Minta Maaf untuk Tidak Meminta Maaf

Kemudian, tak lama dari ancaman itu menyebar, besoknya rumah Young Lex didatangi polisi. Dia mengira imbas dari laporan EXOL.

“Waktu itu masalah sama K-Pop, malamnya gua baca (komentar) fans K-Pop ‘kita bisa nuntu lu, kita bisa datangin polisi’,” kenangnya.

“Dan besoknya polisi datang ke rumah gua, polisi datang siang-siang. Pas dibangunin gua kaget ada 7 sampai 8 polisi,” sambungnya.

Baca Juga : Badannya Bertato Dicap Pakai Narkoba dan Dikaitkan dengan Ardhito Pramono, Young Lex : Fitnahnya Ganas Banget

Young Lex yang bingung mempertanyakan kedatangan polisi ke rumahnya. “Gua dikasih tahu rumah gua mau dirazia. Mau cek gua diperiksa narkoba,” sebutnya.

Begitu tahu razia narkoba, Young Lex mengaku lega. Karena, dia menyadari selama ini tidak memakai itu.

“Gua malah lega, hah aman. Gua pikir mau ditangkap gara-gara fans EXO mau nangkap gue,” ujarnya.

Kembali soal Ardhito, Young Lex mengatakan mengenal Ardhito sejak 2016. Dan, dia memberikan semangat agar kasusnya selesai.

“Gua mau kasih semangat buat Ardhito, itu masalah sementara jangan berhenti berkarya,” ujarnya.

Young Lex menyebut soal narkoba itu masalah pilihan hidup masing-masing, dan dia enggan memasuki ranah itu.

Diapun meminta netizen tidak membandingkan-bandingkan lagi orang tatoan sepertinya tidak narkoba dengan pria culun sepertu Ardhito yang ternyata pemakai. Karena pemakai narkoba itu orang sakit yang perlu dibantu untuk disembuhkan.

“Biarin orang melewati prosesnya. Mereka bukan penjahat, itu proses hidupnya kebetulan melanggar hukum,” imbuhnya.

Young Lex mengatakan selama ini dirinya hanya mengonsumsi alkohol, rokok, kopi dan memang tidak menginginkan bermain dengan narkoba.

“Itu sudah pegangan gue. Ketika ada teman-teman dengan terbentur hukum di Indnesia, biarkan mereka melewati proses hidupnya, jangan dibanding-bandingkan. Banyak orang melewati proses itu dan berkarya lebih,” pungkas Young Lex. (nin/pojoksatu)