Sesalkan Pernyataan Sepupu Vanessa Angel, Crazy Rich Surabaya Sahabat Bibi Andriansyah Bereaksi

Vanessa Angel dan suaminya. Foto : Instagram

POJOKSATU.id, SAHABAT Bibi Andriansyah, Crazy Rich Surabaya Tom Liwafa angkat bicara mengomentari pernyataan sepupu Vanessa Angel, Tya.


Dimana, Tya menuding selama hidup dengan Bibi, Vanessa yang bekerja yang disebutnya sebagai alasan Vanessa sempat ingin pisah dari Bibi.

Tom Liwafa menegaskan semua apa yang diutarakan Tya tidak benar. Dia menyesalkan keluarga Vanessa mengumbar hal yang tidak berdasarkan fakta tentang almarhumah dan almarhum.

“Sebuah statement yang tidak dilandasi dengan data, maka akan menjadi fitnah. Dan statement ini bisa melebarkan masalah. Serta melibatkan banyak orang yang enggak bersalah. Bijaklah dalam bertutur kata,” responnya di akun Instagram Story-nya, Sabtu (27/11/2021).


Tom mengatakan sangat tersinggung dengan ucapan Tya. “Saya sebagai sahabat Bibi dan banyak lelaki di luar sana jelas tersinggung dengan pernyataan seperti ini. Seseorang tentu tidak bijak mengatakan apa yang tidak pada porsinya dan tidak pada waktunya. Blunder!,” tegasnya.

Tom yang mengurus Gala saat terjadi kecelakaan maut yang menewaskan Vanessa dan Bibi itu menegaskan Tya tidak paham arti pengusaha. Sehingga menuding Bibi tidak bekerja hanya karena tidak sering berkantor.

Baca Juga : Duh! Adik Sepupu Ungkap Vanessa Angel Sempat Sampaikan Niatnya Berpisah dari Bibi Andriansyah

“Bisa dikatakan mbak tersebut belum paham devisi pengusaha. Pengusaha itu tidak harus kerja terus di dalam kantor. Networking atau ketemu orang tidak bisa dikatakan jalan-jalan. Semua punya tujuan,” sebutnya.

“Terus kalian pikir pengusaha luar kota/luar negeri itu huru hara saja? Mana kamu tahu kalau orang luar kota atau negeri yang kelihatan liburan itu bisa dealing miliaran dengan spend waktu bareng rekan dan konsep bisnis bersama?,” sindirnya.

Baca Juga : Murka dengan Pernyataan Sepupu Vanessa Angel, Emma Warokka : Kalian Itu Sudah Keterlaluan, Sadar!

Dia mengingatkan, bisa saja membawa kasus ini ke ranah hukum, karena telah mencemarkan nama baik Bibi.

“Ini jelas sudah overlaping. Tuduhan yang dilontarkan di sosial media tanpa ada dasar maka bisa dikenakan pasal. Ini negara Indonesia, negara hukum, mulutmu harimaumu. Siapa yang mengobarkan api, maka siap jadi arang,” tegasnya. (nin/pojoksatu)