Pakai Plat RFS Layaknya Pejabat Negara, Rachel Vennya Diperiksa Pekan Depan

Rachel Vennya diperiksa pekan depan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Polda Metro Jaya akan memeriksa selebrgam Rachel Vennya karena menggunakan mobil plat RFS layaknya pejabat negara.


Polisi menyebut ada ketidaksesuaiaan warna mobil dan plat nomor kendaraan B-139-RFS milik Rachel Vennya dengan data yang terdaftar di database Direktorat Lalu Lintas.

BACA: Terungkap! Ternyata Rachel Vennya Dibantu Kabur Lebih dari Satu Oknum TNI, ini Identitasnya

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono mengatakan, pihaknya menjadwalkan klarifikasi Rachel pada Senin (25/10) Pukul 10.00 WIB di Kantor Sub Direktorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya.


“Panggilan atas nama pemilik kendaraan. Kalau yang bersangkutan tidak bisa hadir harus menguasakan. Surat klarifikasi atas nama pemilik kendaraan dan alamatnya,” kata Argo kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (23/10).

Argo mengatakan surat undangan klarifikasi sudah dikirim ke rumah Rachel Vennya pada hari ini.

Pelat nomor mobil Rachel Vennya menjadi sorotan lantaran berakhiran RFS layaknya pejabat negara.

Plat nomor RFS adalah kepanjangan dari Reformasi Sekretariat Negara. Ini merupkan kode kendaraan yang dikhususkan untuk kendaraan pejabat sipil negara.

Plat RFS ini digunakan oleh para pejabat eselon 1 seperti Direktur Jenderal (Dirjen) di kementerian.

Pelat nomor RFS tertempel di mobil yang dipakai Rachel usai menjalani pemeriksaan terkait kasus pelanggaran karantina di Polda Metro Jaya beberapa hari lalu.

Saat dicek, polisi menyatakan pelat nomor B-139-RFS memang resmi dan terdaftar milik Rachel Vennya. Akan tetapi, ada ketidaksesuaian dengan warna mobil.

Mobil yang dipakai Rachel kala itu Vellfire berwarna hitam. Berbeda dengan data milik Ditlantas Polda Metro Jaya yang menyatakan B-139-RFS adalah mobil Vellfire warna putih.

Polisi lantas mengundang Rachel untuk memberikan penjelasan terkait hal tersebut. Rachel bisa dikenakan sanksi tilang jika terbukti ada pelanggaran.

Rachel Vennya dapat dikenakan sanksi sesuai Pasal 280 juncto Pasal 68 UU 22/2009 jika menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sah. Atau, Rachel dapat dikenakan tilang merujuk Pasal 288 UU 22/2009 jika tidak bisa menunjukkan STNK kendaraannya.  (rmol/pojoksatu)