Ini Jawaban Polisi Terkait Nomor Polisi RFS Milik Rachel Vennya, Ternyata..

Rachel Vennya membuat pengakuan dalam video Youtube Boy William soal kabur dari karantina Wisma Atlet.

POJOKSATU.id, JAKARTA- Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo pastikan mobil yang dinaiki selebgram Rachel Vennya dengan nomor polisi B 139 RFS merupakan nomor plat biasa.


“Kendaraan tersebut bukan plat khusus. Itu nomer biasa,” kata Sambodo saat dihubungi pojoksatu.id, Jumat (22/10/2021).

Menurut Sambodo, nomor polisi yang dikendarai Rachel Vennya itu tercatat B 139 RFs bukan B 139 RFS.

Jadi nomor polisi mobil Rachel itu, kata Sambodo, adalah nomor plat biasa.


“Nopolnya itu B 139 RFs, itu plat biasa. Dan kendaraan itu benar atas nama Rachel Vennya,” ujarnya.

Rachel Vennya, selebgram yang kabur dari karantina di RSDC Wisma atlet Pademangan, Jakarta usai ulang dari New York, Amerika Serikat telah rampung dilakukan pemeriksaan pada Kamis (21/10) malam.

Selebgram Rachel Vennya diperiksa selama 9 jam lamanya. Dalam pemeriksaan itu ia dicecae sebanyak 35 pertanyaan oleh penyidik Polda Metro Jaya.

Seperti diketahui, Rachel Vennya tengah menjadi perbincangan buntut dugaan dirinya kabur saat menjalani masa karantina selepas perjalanan dari Amerika Serikat.

Seorang pengguna instagram yang komentarnya diunggah ulang oleh akun @playitsafebaby itu mengklaim bahwa dirinya salah seorang petugas administrasi yang memasukkan data Rachel Vennya kala menjalani isolasi Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) di Wisma Atlet Pademangan.

“Kenapa gue kesel sama dia [Rachel]? karena dia dengan mudahnya lolos karantina sedangkan banyak di sini para TKW yang sudah berumur terpaksa karantina 8 hari, ada orang tuanya yang meninggal, anak meninggal tapi terpaksa harus 8 hari. Sedangkan ini orang dengan enaknya cuma 3 hari,” tulis pengguna instagram tersebut.

Dari hasil penyelidikan, diduga adanya oknum TNI berinisial FS yang turut membantu kaburnya selegram Rachel Vennya atau melakukan tindakan non prosedural.

“Dari hasil penyelidikan sementara, terdapat temuan bahwa adanya Oknum anggota TNI bagian Pengamanan Satgas di Bandara yang melakukan tindakan non prosedural,” kata Kapendam Jaya , Kolonel Arh Herwin BS dalam keterangannya, Kamis (14/10/2021).

Atas tindakannya, FS saat ini diketahui telah dinonaktifkan sejak Kamis (14/10/2021) dan dikembalikan ke kesatuan militer.

(fir/pojoksatu)