Ernest Prakasa Ajak Masyarakat Kawal Kasus Pelecehan Seksual Pegawai KPI

Ernest Prakasa
Ernest Prakasa

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ernest Prakasa mengajak masyarakat tidak tinggal diam dan terus mengawal kasus pelecehan seksual pegawai KPI.


Hal tersebut diungkapkan melalui video yang diunggah di akun Instagramnya.

“Kita nggak bisa diam saja. Kalau lo punya akal sehat dan hati nurani, kita nggak boleh biarin kejadian ini lolos begitu aja,” katanya, dikutip Sabtu (11/9).

“Saya mau ajak teman-teman untuk kawal terus kasus ini. Jangan sampai kita biarkan pelaku-pelaku memaksa korban untuk bertindak seolah-seolah derita yang dialami tidak pernah terjadi,” sambungnya.


Ajakan ini, Ernest sampaikan lantaran geram usai membaca berita bahwa korban MS diminta untuk meneken surat damai.

Ernest yang mengaku sempat punya harapan agar KPI sebagai lembaga bisa menyelesaikan masalah ini pun kecewa.

“Buat gue KPI sampai saat ini bukan terlihat seperti lembaga yang serius mengusut kasus, tapi sangat terlihat seperti lembaga yang berusaha meredam kasusnya tanpa peduli nasin korban, tanpa peduli trauma korban,” ungkapnya.

Melengkapi postingannya, di keterangannya, Ernest Prakasa juga menyampaikan bahwa KPI harus bertanggung jawab.

“KPI HARUS BERTANGGUNGJAWAB! Berani betul mereka menyepelekan akal sehat rakyat. Mempertontonkan akrobat kata-kata seolah punya itikad. Bila memang serius, BUKTIKAN!” tandasnya.

Unggahan Ernest ini lantas ramai dikomentari netizen. Banyak dari mereka yang sependapat dengannya. (zul/pojoksatu)