Duh! Tak Setuju Petisi Boikot Saipul Jamil, Nikita Mirzani Sebut Netizen Terlalu Lebay

Nikita Mirzani
Nikita Mirzani. Foto : Instagram.

POJOKSATU.id, NIKITA Mirzani mengeluarkan pernyataan kontradiktif dengan mayoritas warga Indonesia yang menginginkan Saipul Jamil tak lagi muncul di televisi.


Nikita menyebutkan petisi penolakan Saipul Jamil yang kini menuju angka 1 juta adalah tindakan berlebihan.

“Pandangan saya tentang Saipul Jamil yang baru keluar dari penjara, sebetulnya kalian terlalu lebay kalau meboikot-boikot. Karena dia sudah menerima hukumannya selama tahun,” ujarnya dalam Live Instagram-nya saat menjawab pertanyaan netizen, seperti diunggah ulang @lambegossip, Rabu (8/9/2021).

Nikita tak menampik kalau seremoni penyambutan Bang Ipul-sapaan Saipul Jamil, saat keluar dari penjara terlalu berlebihan. Namun, kalau dibalas dengan tindakan boikot juga sama-sama berlebihan menurutnya.


“Kalau dia enggak dijemput, diam-diam aja mungkin tidak terjadi seperti ini,” lanjutnya.

Dan, secara mengejutkan Nikita malah tidak sepenuhnya berada di pihak korban dalam kasus Saipul Jamil.

“Kalau ada yang bilang pedofil, pelecehan seksual di bawah umur, kalian cari dulu dengan detail apakah si korban adalah anak di bawah umur. Apakah korban tidak ‘belok’ juga. Padahal semua orang kan tahu Saipul Jamil ‘belok’. Korbannya bukan anak 17 tahun,” jelasnya.

Nikita mengingatkan bahwa netizen jangan suka ikut-ikutan dengan boikot.

“Jangan suka ikut-ikutan bikin boikot, sok iye, sok tahu. Kalau enggak tahu, diam. Logikanya orang sudah tahu Saipul Jamil itu ‘belok’ kenapa anak itu mau dibawa ke rumah. Anak itu kan penoton bayaran. Cuma perkara kurang dikasih duit dia melapor ke polisi, akhirnya jadi kasus,” bebernya.

“Karena Saipul Jamil artis besar jadi kasusnya besar. Tidak boleh begitu, yang boleh menge-judge manusia adalah Tuhan,” lanjutnya.

Sikap kontroversinya ini kata Nikita bukan lantaran membela Bang Ipul.

“Jangan pada sok benar, sok iye, gue bukan membela Saipul Jamil. Gua berbicara atas pemikiran gua sendiri,” timpalnya.

Dia mengatakan Bang Ipul telah menjalani hukuman penjara, jadi tidak harus dihukum lagi pascakeluar.

“Itu juga kesalahan saipul jamil, tapi dia sudah melaksanakan hukumannya. Sudah lah mau apa lagi sih. Orang juga berhak punya kehidupan kok. Enggak boleh, kecuali Saipul Jamil sudah berkali-kali melakukan itu masuk penjara, masuk lagi,” jelasnya. (nin/pojoksatu)