Komisi III DPR Kecam Keras Glorifikasi Saipul Jamil: Seakan-akan Kasus Pencabulan Hanya Lucu-lucuan

Penyambutan Saipul Jamil yang menuai kecaman publik. Foto Antara

POJOKSATU.id, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Syahroni mengecam keras sambutan atau glorifikasi Saipul Jamil oleh pihak televisi Indonesia.


Ia meminta pihak stasiun televisi untuk berhenti mengglorifikasi Saipul Jamil karena kasus pencabulan yang pernah menjeratnya.

“Saya mengecam aksi glorifikasi tersebut. Seakan kasusnya dia hanya lucu-lucuan sekali lewat,” kata Syahroni kepada wartawan dalamnya keterangannya, Selasa (6/9).

Menurut politisi Partai Nasdem itu, glorifikasi mantan Suami Dewi Persik itu sama saja seperti memaklumi atas perbuatannya.


“Apa yang sudah diperbuat oleh yang bersangkutan seperti dimaklumi, dan ini sensitif terhadap perasaan korban pencabulan,” ujarnya.

Syahroni juga menyoroti tentang resahnya masyarakat atas sambutan dari media massa terhadap kebebasan Saipul Jamil yang dinilai berlebihan.

“Sekarang ini banyak masyarakat resah, mereka khawatir hingga memunculkan petisi penolakan sudah ditandatangani oleh ratusan ribu warga, dan ini tentunya harus didengar,” tuturnya.

Sebelumnya, KPI mengirimkan surat kepada 18 lembaga penyiaran di Tanah Air terkait siaran pembebasan artis Saipul Jamil dari penjara karena melakukan perbuatan cabul.

Dalam surat yang dikirim itu, KPI meminta seluruh lembaga penyiaran tidak melakukan amplifikasi dan glorifikasi.

Atau yang dimaksud membesar-besarkan dengan mengulang dan membuat kesan merayakan terhadap peristiwa pembebasan Saipul Jamil.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo kepada wartawan di Jakarta, Senin (6/9).

“KPI menyampaikan surat kepada seluruh LP (Lembaga Penyiaran) terkait hal ini,” kata Mulyo.

Surat tersebut bernomor 602/K/KPI/31.2/09/2021 tertanggal 6 September 2021 ditujukan kepada Direktur Utama Lembaga Penyiaran serta ditandatangani oleh Ketua KPI Pusat Agung Suprio. (muf/pojoksatu)