Masih Jadi Bagian Keluarga, Nana Mirdad Minta Netizen Berhenti Mencibir Tyna dan Kenang

Nana Mirdad Foto : Instagram

POJOKSATU.id, JAKARTA – Nana Mirdad kembali buka suara soal masalah rumah tangga saudaranya, Kenang Mirdad dan Tyna Kanna.


Kali ini, ia meminta netizen untuk berkomentar yang baik sekalipun memiliki rasa kecewa terhadap keduanya.

“Pagi semuanya. Cuma mau ngingetin untuk bener2 memilih kata2 yang keluar dari mulut kita saat ini ya… Setiap orang pasti berbuat salah dan kalau ada rasa kecewa itu wajar banget tapi yang penting jangan sampai kita jadi mengata2i dan akhirnya kita juga jadi bersalah atas ucapan2 yang kita keluarkan ya,” tulisnya, dikutip dari postingan di Instagram Story-nya.

Nana menuturkan, ungkapan kekecewaan tidak perlu selalu diutarakan dengan kata-kata yang menjatuhkan.


Sebab, sebagai keluarga, ia merasa tidak bahagia melihat, baik Tyna maupun Kenang dipojokkan.

Kepada mereka yang tetap memberikan dukungan, Nana mengucapkan terima kasih.

“Ungkapan kekecewaan ngga perlu selalu diutarakan dengan kata2 yang menjatuhkan… Terima kasih banyak atas supportnya tapi kita sekeluarga di sini pun ngga bahagia ngeliat komentar2 kalian sangat memojokkan adik kita baik Kenang ataupun Tyna, apapun yang terjadi kita masih punya rasa sayang dan rasa sedih jadi tetap sangat sakit ketika ngeliat mereka dipojokkan sampai sebegininya,” tulisnya lagi.

Lebih lanjut, mewakili keluarganya, ia meminta maaf atas masalah rumah tangga Tyna dan Kenang.

“Kami dari keluarga Kenang meminta maaf jika ada kesalahan yang dilakukan adik kami yang akhirnya menyebabkan kekecewaan di kalian ya,” lanjutnya.

Ia berharap, masalah yang tengah dihadapi keduanya bisa diselesaikan sendiri bersama keluarga.

Kalaupun ingin mengungkapkan kekecewaan, ia berharap disampaikan dengan kata yang baik.

“Masalah antara mereka biar mereka selesaikan sendiri dan dengan keluarga secara internal, kalau mau mengungkapkan kekecewaan, ungkapkan dengan niat baik dan kata2 yang membangun. Kalau mau support Tyna/Kenang silahkan support dengan kata2 yang positif, sudah cukup kata2 hinaannya… Please maafkan,” ungkapnya.

“Apa pun yang terjadi kami nggak mau sampai kesehatan mental seseorang jadi terganggu karena ini. Marah/sedih bukan berarti kita harus jadi menghakimi… Sampai saat ini Tyna masih jadi bagian dari keluarga kami… Please let go and please forgive,” tandasnya. (zul/pojoksatu)