Meski Masih Sakit Hati, Ayu Ting Ting Bakal Temani Bilqis Jika Ingin Ketemu Enji

Ayu Ting Ting dan putrinya Bilqis Khumairah Razak. Foto : Instagram/ayutingting92.

POJOKSATU.id, PEDANGDUT Ayu Ting Ting masih menyimpan kenangan pahit tentang sang mantan suami, Enji Baskoro. Namun, dirinya tak bisa memungkiri pria itu adalah ayah biologis dari putri cantiknya, Bilqis Khumairah Razak.


Ayu mengakui belum menyiapkan jawaban seperti apa untuk Bilqis, jika kelakĀ  ingin mengetahui tentang ayah kandungnya.

Namun, dia yakin Bilqis bakal mengetahui semuanya dari media sosial. Oleh karena itu, jika putrinya ngotot ingin bertemu Enji, Ayu akan menemaninya.

Boleh jadi sekarang dia masih sakit hati dengan Enji, namun Ayu berharap waktu yang berjalan membuatnya menyembuhkan luka hati itu demi sang putri.


“Ya namanya anak, nanti pasti dia tahulah dari internet atau dari apa, jejak digital ya enggak mungkin bisa hilang. Tapi kalau gua mau ikuti emosi dan rasa egoisnya gue, gue pasti akan ingat yang dulu-dulu,” ujarnya di YouTube Wendi Cagur, House of Wendi.

Saat ini, Ayu memang belum bisa mengikhlaskan apa yang dialaminya di masa lalu saat menikah hanya 20 hari lalu bercerai pada 20 hari dari Enji.

Apalagi, dia mendapati Enji secara pribadi tidak ada upaya untuk menemui putrinya.

“Bahkan sampai detik inipun tidak ada usaha dari sana untuk bertemu dengan anak gue atau apapun itu,” lanjutnya.

Pun, demikian dia menegaskan tak ingin egois terhadap sang putri. Namun, jika pertemuan Bilqis dan Enji kelak terjadi, Ayu ingin tetap ingin mendampingi putrinya.

“Jadi sebenarnya fifty-fifty sih, ya gua juga enggak boleh egois. Kalau nanti dia (Bilqis) pengen tahu dan pengen ketemu (sama Enji) ya gua akan mendampingi dia,” jelasnya.

“Mungkin semakin gua dewasa, pasti gua semakin belajar ya. Tapi dia tetap dalam jangkauan gua,” lanjutnya.

Ayu ingin orang-orang memahami keputusannya tersebut.

“Karena yang paling tahu diri gue ya gua. Yang paling tahu yang gua alami ya gua. Tapi kalau untuk ketemu ya semakin gua dewasa, gua semakin bisa menerima semuanya,” bebernya.

Pun, pelantun Sambalado itu tak menutup kemungkinan hubungan silaturahmi dirinya dengan Enji ke depannya bisa membaik.

“Kita enggak pernah tahu, siapa tahu kita baik-baik saja ke depannya,” pungkasnya.

Sebelumnya, di konten yang sama, Ayu tak menampik berat menjadi single parent, karena dia harus mengambil dua peran baik ibu ataupun ayah sekaligus buat putrinya.

“Pasti berat. Dari hati gua, jujur pengen kayak ibu-ibu rumah tangga lainnya. Bisa di rumah sama anak-anak, 24 jam. Bisa ngurus anak benar, bisa tahu kegiatan dia full. Tapi kan gua enggak bisa, gua harus kerja, kayak setengah badan gua bapak, setengah badan gua ibu,” jelasnya.

Di tengah beban berat yang dipikulnya, mensyukuri diberi kekuatan untuk bisa melalui semuanya. Termasuk soal Enji, dan mengapa berani menjadi single parent di usia yang teramat muda dan tengah mengandung Bilqis, saat itu.

“Kadang gua suka bingung sama diri gua, gua merasa diri gua itu kayak tahan banting banget, kebal. Sampai gua bisa akhirnya memutuskan ‘akh, enggak dek, kayaknya gua harus berdua sama anak gua’. Kayaknya gua bisa ngurusi (Bilqis). Bukan gua ngerasa perempuan yang bisa kerja, mentang-mentang bisa cari duit,” tuturnya.

Saat itu, Ayu hanya memikirkan bagaimana janin dalam kandungannya ketika lahir tidak merasakan seperti apa yang dirasakannya ketika masih berlabel istri Enji.

“Cuma kan berdasarkan apa yang gua alami, apa yang gue rasakan selama gua ngandung Bilqis. Gua mikir ke depan, kayaknya sekarang aja pada saat Bilqis dalam kandungan, sesakit ini, gua enggak mau nanti ke depannya, ini anak gua engak tahu apa-apa karena masih dalam perut, nanti anak gua sudah lahir dan dia merasa sakit yang gua rasakan. Kayaknya enggak deh, cukup gua aja,” tuturnya.

“Makanya gua berani bisa ambil keputusan, kayaknya InsyaAllah gua bakal bisa dan bakal kuat, bakal strong jalana hidup gua berdua sama Bilqis. Sampai gua bisa ambil keputusan ya sudah gua jadi single parent,” lanjutnya. (nin/pojoksatu)