Hotman Paris Sebut Orang Tua Ayu Ting Ting Tak Langgar PPKM, Tapi Ingatkan Hal Ini

Hotman Paris
Hotman Paris. Foto : Instagram

POJOKSATU.id, PENGACARA kondang Hotman Paris Hutapea memberikan pendapatnya soal ramai kritikan yang dilontarkan berbagai pihak, termasuk oknum anggota DPR, yang menyoal orang tua Ayu Ting Ting mendatangi haters di tengah PPKM Level 4.


Dimana, Umi Kalsum dan Abdul Rojak dinilai melanggar PPKM karena dari Depok ke Bojonegoro. Mereka mendatangi keluarga Kartika Damayanti, admin @gundik_empang, yang bertahun-tahun mengunggah foto seluruh keluarga sang pedangdut, dari orang tua hingga anak dengan narasi hinaan.

Hotman menyebut tidak ada pelanggaran yang dibuat orang tua Ayu, sepanjang saat ke Bojonegoro mengantongi surat-surat sesuai aturan.

“Memang boleh (keluar kota). Siapa bilang enggak boleh keluar kota, asal ada surat PCR sama surat vaksin, kan boleh kan coba aja,” ujarnya seperti dilansir dari kanal YouTube Sambel Lalap.


Hotman mencontohkan orang-orang yang hilir mudik berlibur ke Bali tanpa ada masalah saat PPKM. “Siapa aja bebas ke Bali, Indonesia ini tidak ada larangan terbang, asalkan surat-suratnya dipenuhi, surat jalan, vaksin, PCR,” ungkapnya.

Meski begitu, Hotman menyarankan keluarga Ayu Ting Ting tidak gegabah dalam kasus penanganan haters tersebut. Lantaran, jangan sampai malah jadi yang terlapor, karena terlalu emosi terhadap Kartika yang seorang TKW di Singapura.

Saat ini, pemberitaan memang berbalik menyoroti keluarga Ayu yang disebut melabrak rumah Kartika. Dimana di rumah itu, hanya ada orang tua Kartika dan anaknya, yang hidup dalam keadaan sederhana.

Keluarga Ayu mendatangi rumah tersebut, sejatinya ingin memastikan memang info Kartika berada di Singapura, dan memberitahu orang tuanya tentang kelakuan Kartika yang jadi admin akun haters.

Bagi Hotman, keluarga Ayu harusnya memilih jasa pengacara atau memaafkan pelaku.

“Saya termasuk pengacara yang banyak menangani perkara soal pencemaran nama baik. Bukan hanya dari selebriti tapi dari berbagai kalangan. Saya selalu menyarankan kepada klien saya, kalau pencemaran nama baik, kalau itu masih dalam batas-batas normal, lupakan. Karena kalau kita sebagai publik figure, harus siap kita dinilai dan tidak selalu positif,” ungkapnya.

Baca Juga : Datangi Rumah Haters saat PPKM Malah Dihujat, Begini Pembelaan Ibunda Ayu Ting Ting

Karena menurutnya, kasus pencemaran nama baik kalau didiamkan maka bisa hilang dengan sendirinya.

“Dan, semain kamu laporkan, bisa-bisa nama kita makin tercemar, sementara kalau kita diamkan, bisa hilang dengan sendirinya. Itu juga saran saya kepada Shandy Aulia. Sudahlah saya bilang, itu pasti ada sesuatu di hati cewek itu saya bilang, nanti lama-lama orang akan bosan membacanya. Malah kalau terlalu lama mengkritik, orang akan bertanya ada apa dengan dirimu,” sebutnya.

Lalu salahkah keluarga Ayu mendatangi rumah haters?

Soal ini Hotman tidak langsung menjawab. Sebagai pengacara, dia tidak bisa menilai, kalau tidak mengetahui detail apakah orang tua Ayu melakukan kalimat makian atau hinaan ke keluarga haters tersebut.

“Kalau sebatas mendatangi belum perbuatan kekerasan, bukan menghakimi. (salah atau tidak) tergantung caciannya. Kalau sudah mengarah tindak pidana, bisa tergantung kalimatnya apa. Contoh begini, dalam kasus pencemaran nama baik, banyak orang yang berutang, pihak berpiutang memaki-maki pihak yang berutang, ditaruh di medsos, kemudian pihak yang berutang sebagai pihak yang dirugikan, malah terbalik, malah yang berpiutang dipidana, malah ada yang divonis bersalah. Itu namanya pemburu menjadi diburu. Jadi hati-hati walaupun kau berhak (marah), jangan dilakukan di luar jalur hukum,” tuturnya.

Dia mengatakan jangan sampai ada kasus hukum baru karena gegabah.

“Mendatangi itu tidak salah, tapi waktu datang berbuat apa dan mengucapkan apa itu yang menjadi parameternya. Kalau kamu datang (bilang ke haters) ‘jangan begitu minta maaf ya’ oke, tapi kalau kata-kata di luar itu bisa menjadi kasus hukum baru,” pungkasnya. (nin/pojoksatu)