Uki Eks NOAH Bilang Musik Haram, Rhoma Irama Tampik dengan Pernyataan Ini

Rhoma Irama. Foto : IG/ rhoma_official

POJOKSATU.id, EKS anggota band NOAH, Mohammad Kautsar alias Uki membuat heboh dunia permusikan tanah air, karena pernyataanya tentang musik haram dan sebagai pintu maksiat.


Sebagai pria yang namanya dibesarkan dari musik, banyak yang menentang kalimat pria yang kini mendalami ilmu agama Islam itu.

Raja Dangdut Rhoma Irama misalnya, dirinya memiliki pendapat sendiri tentang musik. Baginya, musik dapat digunakan dengan baik bahkan bisa dijadikan media untuk berdakwah.

“Dahulu zaman Nabi Muhammad SAW, enggak ada televisi. Begitu ada TV media ini digunakan untuk berdakwah. Begitu juga musik,” sebut Rhoma dalam video di kanal Indosiar di YouTube.


Pentolan Soneta Group itu menjelaskan musim memang bisa menjadi haram, kalau menjadi sarana mengajak umat manusia berbuat maksiat.

“Musik bisa membawa kemaslahatan ketika bisa membawa kita kembali pada Allah,” tegasnya.

Dia mencontohkan manusia di belakang senjata orang beriman yang tidak akan menembak sembarangan. “Begitu juga gitar atau pisau itu tergantung siapa yang memegangnya,” tuturnya.

Musisi senior kelahiran 11 Desember 1946 itu menegaskan bahwa musik tidak haram, justru bisa menjadi media berdakwah.

“Musik itu bisa dijadikan sebagai media komunikasi, edukasi bahkan berdakwah,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan bagaimana membuat sebuah lagu dan musik bisa menjadi media berdakwah.

“Lagu itu harus alim, melodi, aransemen, beatnya juga harus harmoni yang punya power. Tetapi ada syarat lain, pembawanya juga harus kosekuen dengan lirik yang diciptakan,” katanya.

Sebelumnya, Uki membuat gaduh saat pernyataannya diunggah channel YouTube Belajar Sunnah, beberapa waktu lalu.

Uki memiliki alasan sendiri mengapa musik haram. Dia menyebut profesinya dulu sebagai musisi sangat dekat dengan kemaksiatan dan bahkan menjadi pintu datangnya hal-hal tidak baik.

Bahkan, Uki juga berpesan pada teman-teman musisi agar menghindari kemaksiatan.

“Jadi saya mengingatkan diri saya sendiri, buat para musisi juga, jangan mau jadi pintu maksiat untuk orang lain memasuki maksiat itu sendiri. Tutup erat seeratnya. Jangan mau kita jadi pintu maksiat,” imbaunya. (jlo/jpnn/pojoksatu)