Mangkir dari Pemeriksaan, Polisi Langsung Gelar Perkara Kasus Jerinx, Sinyal Bakal Jadi Tersangka?

Jerinx tolak tawaran podcast Deddy Corbuzier
Jerinx. Foto : Instagram/@jrxsid

POJOKSATU.id, JAKARTA- Polda Metro Jaya akan melakukan gelar perkara kasus terlapor musisi I Gede Ari Astina alias Jerinx terkait kasus dugaan ancaman kekerasan melalui media elektronik terhadap pegiat media sosial (medsos) Adam Deni Gearaka.


Gelar perkara tersebut untuk menentukan ada tidaknya dugaan pidana dalam kasus yang menjerat musisi Jerinx itu.

Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di PMJ, Jakarta Selatan, Senin (26/7/2021).

“Rencana hari ini kita akan gelar perkara dulu untuk memastikan apakah ada unsur unsur-unsur persangkaan di pasal tersebut memenuhi atau tidak berdasarkan keterangan saksi yang kita ambil,” kata Yusri.


Menurut Yusri, bila di dalam gelar perkara tersebut ada unsur dugaan pidana, maka penyidik akan menaikkan kasus yang menjerat
Jerinx itu ke penyidikan.

“Kalau memang memenuhi unsur akan kita naik dari penyelidikan ke penyidikan,” ujar Yusri.

“Jadi kalau sifat naik ke penyidikan bukan lagi mengundang saudar J tapi memanggil,” tandas Yusri.

Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terlapor musisi I Gede Ari Astina alias Jerinx hari ini, Senin (26/7/2021) terkait kasus dugaan ancaman kekerasan melalui media elektronik terhadap pegiat media sosial (medsos) Adam Deni Gearaka.

Sedianya Jerinx pukul 10.00 WIB tadi, namun Jerinx tak bisa memenuhi panggilan tersebut karena alasan sakit.

“Sedikit saya ingin memberikan informasi berkaitan dengan laporan polisi yang dibuat oleh Saudara AD di Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu, mestinya saya memenuhi panggilan datang ke Jakarta untuk dimintai keterangan pada hari ini Senin tanggal 26 Juli 2021,” tulisnya pada kolom┬ácaption, Senin pagi.

“Namun sayang masih belum bisa dilakukan, bukan karena saya mangkir melainkan adanya kendala teknis pada riwayat kesehatan saya yang menjadi salah satu sarat mutlak penerbangan,” tulisnya

Diketahui, Jerinx dilaporkan oleh Adam Deni ke Polda Metro Jaya beberapa waktu yang lalu.

Laporan itu buntut tudingan Jerinx terhadap Adam Deni yang menyebut bahwa dirinya adalah penyebab akun Instagram penabuh drum band Superman Is Dead (SID) itu dihilangkan.

Atas tudingan itu, Jerinx dilaporkan dengan Pasal 335 KUHP dan atau Pasal 29 Jo Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Adam Deni diketahui telah lebih dulu diperiksa oleh penyidik dalam kapasitas sebagai pelapor pada Rabu (14/7) lalu. Usai diperiksa, ia mengaku tak akan mencabut laporannya terhadap Jerinx.

(Fir/Pojoksatu)