Sentil Nikita Mirzani, Kiki The Potters : Aset Negara? Aib yang Ada, Malu Negara punya Lu!

Nikita Mirzani
Nikita Mirzani dan Kiki The Potters. Foto : Instagram.

POJOKSATU.id, VOKALIS band The Potters, Kiki meluapkan amarahnya yang tertuju untuk Nikita Mirzani saat melakukan live Instagram, Jumat (23/7/2021).


Meski tak menyebut nama, namun dalam live panjang itu masih berhubungan dengan perseteruannya dengan ibu tiga anak itu.

Dengan nada tegas dan lantang, Kiki menyatakan perempuan yang pernah dekat dengannya beberapa tahun silam itu sebagai bandit yang kerap memfitnah orang lain.

“Dari 2010 sampai sekarang mulutnya begitu, enggak berubah, kan bandit namanya. Ngerasa paling hebat, enggak punya aib katanya. Sudah gua bongkar, masih banyak, kalau kurang gua tambahin,” ujarnya.


Kiki juga merasa jadi korban fitnah Nikita. Dia menegaskan sejatinya bisa saja membalas dengan kejam fitnahan tersebut, namun dia masih paham ini negara hukum.

“Saya dikata-katain homo, mulutnya enggak sekolah, difitnah berkali. Jangan kau pancing orang berbuat kriminal. Kalau di negara ini enggak ada hukum, mungkin kau (sudah) enggak ada di negarai ini,” jelasnya.

“Mulutnya harus dibenamkan, fitnah-fitnah bohong. Ke depannya bahaya untuk masa depan, generasi muda. Jangan kau banyak punya musuh sama orang,” timpalnya.

Kiki menyebut tak hanya dirinya yang jadi korban fitnahan Nikita, namun banyak artis lainnya.

Dia juga mengingatkan Nikita jangan selalu merasa hebat. Apalagi mengancam netizen yang ikut pantun berhadiah yang dibuat Kiki beberapa hari ini. Dimana, Kiki mengumbar chat pribadi Nikita dan Fitri Salhuteru yang isinya soal pinjam barang branded serta banyak lainnya.

“Ada berapa banyak artis dizalimi, berapa banyak orang yang dimatikan rezekinya. Enggak ada lo hebat-hebatnya. Mau nakut-nakuti netizen, sekarang jam keterbukaan. Terbuka isi chat-nya, fake, gua ngomong nyata-nyata aja. Bukan saya mau ngelawan perempuan. Ini perempuan fitnah orang homo, seolah-olah dirinya paling hebat. Aset negara? Aib yang ada malu negara punya lu,” tukasnya.

Kiki meminta Nikita jangan membawa-bawa gender dalam perseteruan mereka.

“Jangan berlindung di balik gender, mentang-mentang perempuan. Nanti masuk penjara bawa anak-anak. Waktu lu berbuat kriminal lu enggak ingat anak. Lu pengecut. Lu pikir lu yang punya negara, mentang-mentang perempuan bisa seenak jidatmu ngatain orang,” bebernya.

Dia pun menolak disebut panjat sosial (pansos) karena kerap menyindir Nikita.

“Jangan dipikir gua mau pansos, apa itu pansos, enggak itu pansos, gua seniman, musisi,” tegasnya.

Kiki juga menantang Nikita untuk mengerahkan siapapun kepadanya. “Kirim orangnya ke gua, mau lu kirim siapa, asal jangan banci-banci lu kirim ke gua,” sentilnya.

Kiki pun menegaskan tidak takut dengan Nikita dan orang-orang di belakangnya.

“Sudah saatnya orang ini tidak dikasih tempat untuk dia memfitnah, mengambil keuntungan sepihak. Lu merasa paling hebat, artis lu maki, enggak ada adabnya memang. Mau UU ITE, enggak takut gua, gua enggak bisa digertak siapapun, enggak ada urusan,” sebutnya. (nin/pojoksatu)