Terbaru, Pemeriksaan Tahap Satu Pelapor Jerinx Diperiksa Polisi, Hasilnya..

Jerinx tolak tawaran podcast Deddy Corbuzier
Jerinx. Foto : Instagram/@jrxsid

POJOKSATU.id, JAKARTA- Kasus pelaporan menjerat drummer Grup Band Superman Is Dead, I Gede Ariastina alias Jerinx atau JRX hingga saat ini tengah ditindak lanjuti Polda Metro Jaya


Terbaru, ada seorang lagi saksi dari pelapor yang diperiksa penyidik Polda Metro Jaya. Pemeriksaan terhadap satu saksi dari pelapor itu dilakukan hari ini, Jumat (16/7/2021). Pelapor sendiri diketahui adalah Adam Deni Gearaka.

“Iya hari ini ada satu saksi dari pelapor sendiri yang sudah kami lakukan pemeriksaan,” ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jumat (16/7/2021)

Kemudian, Polda Metro Jaya akan meminta keterangan beberapa saksi lagi pekan depan.


Polisi juga tidak dirinci soal siapa saksi-saksi yang dimaksud.

Pemeriksaan saksi ini dirasa perlu mengingat status laporan yang sudah naik ke penyelidikan.

Setelah pemeriksaan saksi ini rampung, polisi nantinya akan memangil terlapor dalam hal ini adalah JRX.

“Nanti, kalau sudah terkumpul semuanya baru kami mengundang, mengklarifikasi terlapor. Maka, kami jadwalkan nanti,” katanya.

Lebih lanjut Yusri mengatakan, penyidik sendiri telah meminta keterangan Adam selaku pelapor.

Dimana saat itu Adam membawa bukti-bukti untuk menguatkan laporan yang dibuatnya di Polda Metro Jaya.

“Kami sudah mengklarifikasi, mengambil keterangan pelapor dengan membawa bukti-bukti untuk menguatkan apa yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya ini,” katanya lagi.

Sebelumnya diberitakan, Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya mengaku sudah menerima laporan polisi terhadap Jerinx atau JRX.

Dia dipolisikan atas dugaan ancaman kekerasan melalui media elektronik.

“Ya jadi laporannya sudah masuk kemarin (Sabtu, 10 Juli 2021),” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus pada Senin, (12/7/2021)

Saat ini penyidik tengah meneliti laporan tersebut.

Hal ini dilakukan tak lain guna menentukan ada atau tidaknya unsur pidana dalam laporan tersebut.

“Saat ini masih kita teliti dulu. Kalau memenuhi unsur-unsur baru kita naikkan ke tingkat penyidikan,” katanya.

Jerinx dilaporkan oleh Adam Deni Gearaka. Dirinya merasa telah diancam Jerinx lewat telepon karena diduga telah menghilangkan akun Instagram pribadinya.

Awalnya, pelapor sering berkomentar di akun terlapor Jerinx.

“Kemudian enggak tahu kenapa terlapor menghubungi korban melalui telepon, menurut korban dia diancam dengan kata-kata yang kurang wajar ya,” jelas Adam.

(dhe/pojoksatu)