Vicky Prasetyo Jujur Akui Sebenarnya Terpaksa Menikahi Kalina Ocktaranny

Vicky Prasetyo dan Kalina Ocktaranny. Foto : Instagram/@kalinaocktaranny, by @bgphoto.
Vicky Prasetyo dan Kalina Ocktaranny. Foto : Instagram/@kalinaocktaranny, by @bgphoto.

POJOKSATU.id, PRESENTER Vicky Prasetyo akhirnya mengakui bahwa pernikahannya dengan Kalina Ocktaranny sebenarnya berawal dari keterpaksaan.


Semua itu diungkapkannya saat menjadi bintang tamu di Uya Kuya TV, Kamis (10/6/2021), dimana dia dihiptonis.

“Jujur iya (terpaksa menikahi Kalina). Iya, karena awal-awal, kita enggak ada proses. Enggak ada niatan juga (untuk menikah),” ujarnya.

Vicky mengaku salah, karena saat itu, kedekatannya yang sudah jadi sorotan, dipaksakan dengan buru-buru menikah dengan persiapan dalam waktu singkat.

“Dan salahnya gue, (saat itu) ya udalah apa yang terjadi besok, besok, lihat aja nanti. Jadi ya udah kita nikah, nikah aja. Mau bagaimana-bagaimananya, kalau takdir bagus jalan, kalau enggak ya kita evaluasi diri,” jelasnya.

Namun, dia juga mengatakan rasa sayang itu sudah tumbuh beriringnya waktu. “Tapi gua sayang sama dia, seiring berjalannya waktu. Cinta, tapi kadarnya belum sepenuhnya,” sebutnya.

Vicky menjelaskan merasa kasihan dengan Kalina, yang seharunya bisa tenang, kini harus berjibaku dengan pernikahan penuh konflik.

“Kasihan sih sebenarnya dia sudah tenang dengan kehidupan dia yang sendiri. Tiba-tiba masuk ke kehidupan gua. Kasihan dia masuk ke industri gua yang seharusnya dia enggak ada, menyeret dia. Tapi belum bisa memberikan jaminan kebahagiaan buat dia,” bebernya.

Dia pun mengakui kalau pernikahan mereka memang tidak baik-baik saja saat ini. Kalina pergi dari rumah ke tempat ibunya.

“Lagi kurang baik. Iya lagi ada masalah. Dia pergi, dia bilang ke rumah mamanya, kayaknya dia marah dan kecewa,” ujarnya.

Kekecewaan Kalina, sebutnya sudah menumpuk. Dari merasa kurang diberi perhatian, kurang disayang hingga kecemburuan.

“Terus adalah hal-hal lain, dia cemburu sama salah satu teman gua seorang wanita,” timpalnya.

Selain itu, kata Vicky, Kalina kerap membangun persepsi sendiri yang kemudian jadi rintangan di rumah tangga mereka.

“Ya kadang-kadang dia suka menebak dan merangkum pikirannya sendiri. Jadi permasalahannya, yang gua enggak suka kalau ada apa-apa ngobrol, dia malah pergi pergi aja,” tandasnya.

Kalina pergi sudah membawa pakaian, barang-barang lainnya seperti alata dapur. “Sampai alat makan piring, sendok, kayaknya dia menghukum ‘lu bisa enggak hidup tanpa istri yang ngurusin’,” lanjutnya.

Vicky sendiri menjelaskan alasan mengapa dirinya tidak juga menjemput Kalina untuk balik ke rumah.

“Gua enggak pernah minta dia pergi dari rumah. Tapi di saat pergi pasti ada sesuatu yang kita sepakatkan, ngobrol dulu, agar tidak terulang lagi, kita butuh ngobrol. Mengungkapkan, mana-mana hal yang dia nyaman tidak nyaman, begitupn sebaliknya. Supaya nanti kita kembali berkomitmen, tahu mana yang harus dipatuhi. Karena wajar kita menikah tanpa proses, tanpa ada kedekatan dulu waktu yang panjang untuk mengenal,” tuturnya.

Alasan Kalina Ocktaranny Pergi dari Rumah

Namun, dari semua itu, sejatinya ada persoalan inti yang membuat Kalina kecewa. Ini lagi-lagi, ini berkaitan dengan keluarga Vicky. Dimana, Kalina mendengar akan diceraikan dalam beberapa waktu ke depan.

“Dia mendengar dari seseorang, kalau gua sebenarnya akan menceraikan dia. Ada berita gua akan menceraikan dia bulan depan. Makanya pergi, (Kalina bilang) ‘enggak usah kamu ceraikan aku bulan depan, aku akan pergi dari sekarang juga,” kenangnya.

Meski begitu, Vicky mengatakan kata cerai itu tidak serius diucapkannya.

“Enggak dari hati sebenarnya (bilang mau ceraikan). Ya kadang mungkin bercanda (pernah bilang cerai), kadang bercanda enggak ada batasan. (orang itu yang bilang ke Kalina) Keluarga,” paparnya.

Tak hanya itu, Vicky juga mengurai kalau Kalina sempat berselisih dengan adik kandungnya.

“Yang aku tahu pernah tapi sudah selesai dengan adik gara-gara tentang pernnikaha kita, kayak baju tapi udah selesai,” lanjutnya.

Uya yang mendengarkan Vicky, menyarankan agar tidak ada campur keluarga dalam rumah tangganya.

“Berat rasanya jalan beriringan tanpa keluarga. Karena kalau keluarga pasti membela pribadi gua, mau gua benar mau gua salah. Tapi ini kadang berdampak sama pasangan kita,” akunya. (nin/pojoksatu)

Loading...