Soal Fitnah Donasi Palestina ke UAH, Arie Untung Yakin Publik Bisa Menilai

Arie Untung
Arie Untung. Foto : Instagram.

POJOKSATU.id, PRESENTER Arie Untung menegaskan posisinya bersama Ustaz Adi Hidayat (UAH) yang saat ini diterpa fitnahan menggelapkan dana donasi untuk Palestina.


UAH, bagi Arie adalah ulama yang selama ini amanah dalam mengumpulkan dana. Salah satunya, pembangunan masjid pertama di Toronto, Kanada.

“Alhamdulillah masjid Indonesia pertama di Toronto sudah beroperasi. Wasilah guru kita Ustadz @adihidayatofficial yang turut mengajak masyarakat membantu warga Indonesia di Kanada dan muslim lainnya untuk memiliki masjid yang dibeli sebesar 7 M terkumpul 13 M. Semua diserahkan ke canada. Enggak diambil sepeserpun. Begitu juga untuk Palestina kemarin,” jelas Arie, Rabu (2/6/2021).

Arie melihat kemampua mengumpulkan dana yang besar adalah cerminan persatuan umat, salah satunya juga saat mengagas donasi Palestina yang terkumpul puluhan juta.


“Kemarin membaca. Data total bantuan ke Palestina dari berbagai platform lembaga sosial dan lain-lain
bisa mencapai lebih dari Rp80-an miliar. Cuma dalam berapa hari aja, belum lagi yang dikirim secara sir biasanya jauh lebih banyak,” ungkapnya.

Dia juga membaca bahwa potensi wakaf umat muslim pertahun Rp2000 triliun, dengan potensi wakaf uang Rp200 triliun/tahun.

“Ini baru dari wakaf lho belum yang lain-lainnya. Perekonomian ummat bisa jadi solusi perekonomian Indonesia kayanya. Kekuatannya sangat besar. Alhamdulillah secara offline makin besar dan makin solid,” bebernya.

Namun, seiring itu, fitnah terhadap tokoh penggagas donasi semakin kencang. Salah satunya yang dialami UAH.

“Fitnah untuk membunuh karakter-karakter yang ada di dalamnya, lumrah akan selalu ada. Tapi justru itulah yang mengangkat derajat di depan ummat. Dan mengukuhkan posisi dimana harus mempercayakan aset yang dimiliki secara amanah untuk investasi akhiratnya nanti,” sebutnya.

“Pola ini datangnya dari Allah, bukan pola dari agency. Makin ditekan makin solid. Makin difitnah makin naik,” lanjutnya.

Pun demikian, Arie meyakini publik sudah pintar menilai saat fitnah tersebar.

“Alhamdulillah saat ini semua orang sudah mampu menilai mana hak dan bathil secara jelas. Dan enggak mudah terprovokasi framing media. Santuy aja teman-teman sama berita-berita miring. Enggak usah diladenin. Kita ngelawak-ngelawak aja yuk. Sambil fokus pada kebaikan, dan juga saling memberi solusi,” tuturnya.

“Kami bersama ustadz @adihidayatofficial, kalau kamu?,” pungkasnya. (nin/pojoksatu)