Ustaz Adi Hidayat Difitnah Gelapkan Donasi Palestina, Taqy Malik Murka

Taqy Malik
Taqy Malik. Foto : Instagram/@taqy_malik.

POJOKSATU.di, INFLUENCER Taqy Malik mengemukakan kritikan tajam terhadap fenomena zaman now, saat dirinya dan public figur negeri ini giat menggalang donasi untuk Palestina malah difitnah.


Belum lagi, saat orang-orang menyebarkan ilmu agama langsung dicap sok alim.

“Lucunya negeri dongeng ini. Kita berada di zaman, dimana orang menshare syiar dakwah dianggap sok alim. Menyapa orang lain dianggap sok ramah, menasehati orang lain dengan cara baik dianggap sok suci. Bersikap ramah di sangka penjilat, bersikap diam dikira sombong,” tulisnya di laman Instagram, Jumat (28/5/2021).

Dia merasa jadi serba salah melihat orang-orang dicap buruk saat membantu orang lain.


“Hari ini kita melihat dengan mata kepala kita sendiri. Orang orang yang tulus dan ikhlas mengorbankan waktu dan tenaganya membantu orang lain justru difitnah habis habisan dengan orang orang yang tidak bertanggung jawab,” sebutnya.

Salah satunya, menimpa Taqy yang difitnah menggelapkan donasi Palestina.

“Halah, donasi yang dibungkus dengan agama ya gini.” “paling uangnya di… ah sudahlah.” Rada menggelitik dan bikin tertawa sebenarnya melihat reaksi komentar orang yang sok tau. Pas di kasih data-datanya pada kemana ya sekarang? Paling tutup mata dan telinga,” bebernya.

“Sorry to say, gue bertahun tahun sering turun ke lapangan menggalang dana untuk bantu bencana, sampai korban penganiayaan dll,” lanjutnya.

Dia menyebut menggalang donasi melalui kitabisa.com biar transparan dan bisa dipertanggung jawabkan laporannya. “Pas galang dana kemanusiaan Palestina kenapa pada heboh dan kepanasan ya?,” timpalnya.

Dan yang paling membuat Taqy murka adalah, selain dirinya yang difitnah ternyata ulama Ustad Adi Hidayat (UAH) juga mengalami hal yang sama. Bahkan, ada beberapa akun YouTube sengaja mengarah narasi hoaks dengan gambarbar UAH.

UAH Difitnah Akun Buzzer

“Dari semalam ini banyak berita hoaks atau fitnah yang beredar, sangat enggak masalah bagi gue, udah biasa banget ngadepin masalah kaya ginian. Tapi yang gue enggak terima, guru gue UAH, seorang ulama, seorang ahli ilmu difitnah dengan akun akun buzzer yang tidak bertanggung jawab,” tegas sang hafiz Quran itu.

“Kadang enggak habis pikir sama mereka yang bekerja hanya untuk sesuap nasi, mereka rela menghina dan mencerca seseorang yang mereka sendiri pasti tau mana yang benar mana yang salah. Sungguh ironi memang,” tukasnya.

Taqy memastikan fitnah yang disebar akun-akun buzzer memang luar biasa. Namun, dirinya menegaskan semua donasi sesuai peruntukkan.

“Maaf banget, kalau kata Kang Dewa. Gue mah udah kaya, uang gue udah cukup buat beli segala macam. Jadi sepeser pun enggak mungkin uang ummat masuk sepeser pun ke perut gue,” ujarnya .

“Intinya mah sekarang kita fokus kepada pada serangan di Palestina, biar kita kawal terus kemerdekaan mereka hingga titik darah penghabisan terakhir. Allahu Akbar!,” pungkasnya. (nin/pojoksatu)