Widy Vierratale Ungkap Pria Berpangkat yang Melecehkannya Pengurus di Perbakin

Widy Vierra
Widy Soediro Nichlany atau Widy Vierratale, Foto : Instagram.

POJOKSATU.id, VOKALIS band Vierratale, Widy memastikan tidak akan melemah soal kasus dirinya dilecehkan dan dikasari pria berpangkat di lingkungan Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin).


Sebab, dirinya sudah terzalimi bukan hanya sebagai perempuan tapi atlet menembak dan artis.

“Sebagai perempuan terzalimi, sebagai atlet terzalimi, sebagai ertong (artis) Vierrnia (fans Vierratale ikut terzalimi,” ungkapnya di Instagram-nya, Selasa (25/5/2021).

Dia juga sedikit mengungkapkan bahwa pria yang melakukan kekerasan itu adalah pengurus yang memegang kendali di lapangan tembak Perbakin.


Widy sempat menyiratkan pria itu berpangkat kolonel. Namun, dirinya menyamarkannya dengan panggilan kols. “Kols ini pengurus PB yang megang lapangan tembak PB,” lanjutnya.

Dia menegaskan tidak akan mau mengalah, akan tetap latihan di lapangan tembak.

“Seharusnya yang minggat itu kols bersama antek-anteknya. Karena kalau gue sih enggak kan ngaruh juga dengan apapun yyang akan terjadi di lapbak (lapangan tembak). Kan w (gue) ertong (artis) hahaha,” pungkasnya.

Sebelumnya, pemilik nama Widy Soediro Nichlany itu mengaku mendapatkan kekerasan dari pria saat dirinya berseteru dengan seorang perempuan di lapangan tembak Perbakin.

“Yang gue alami, pelecehan, kekesaran fisik dan verbal, atas keikutcampurannya,” tulisnya, Senin (24/5/2021).

Kemudian dia menguak sekilas pelaku kekerasan itu. Dia menyebut pria berpangkat dan sudah berumur, namun memberi sinyal kolonel.

“Cluenya orang ini berpangkat kolo…,” lanjutnya.

Widy memutuskan untuk menceritakan kasus itu lantaran pria yang disebutnya pelaku itu sudah berkoar-koar di lingkungan Perbakin. Apalagi, setelah kejadian itu, dirinya malah diancam diblack list dari komunitar tembak.

Dia menyebut tidak ada masalah dengan Perbakin, melainkan hanya kepada oknunm tersebut.

“Gue cerita supaya Perbakin tahu. Karena yang gue dengar si bapak itu sudah ngeruweng (berkoar) di internal Perbakin. Ya gue ngeruweng di Instgaram gue, adil kan. Gue tidak ada masalah dengan Perbakin, everything is fine, Perbakin my second home,” jelasnya di video Instagram-nya.

Dia pun mengurai peristiwa ini berawal saat dirinya ribut dengan seorang perempuan.

“Aku itu sebenarnya ribut sama ibu-ibu. Last story itu tentang dia. Ibu-ibu yang suka nagih uang di Perbakin, di lapangan. Perempuan sama perempuan berantam biasalah, standar, basi, kalau engak suka ya labrak,” ujarnya.

Namun, di tengah dirinya berseteru dengan ibu tadi, pria berpangkat tadi mendadak keluar dari ruangan si ibu.

“Pas gua lagi ribut, keluarlah si bapak dari ruangan ibu ibu itu. Marah-marah langsung teriak-teriak, dia nyentuh gue, dorong gue, wah ayo, dia ngegas gua makin ngegas,” lanjutnya.

Widy heran dengan tingkah pria berpangkat tersebut. “Maksud gua, dia sebagai levelnya, pangkat, sama umur, sikap sama tingkah lakunya sama yang dia ambil, harusnya menenangkan perempuan yang lagi berseteru, normalnya seperti itu. Lu udah berumur ngapain urusin beginian, receh,” tandasnya.

Widy mengaku mentalnya down. “Kalau ditanya soal mental gua, enggak baik sama-sekali. Gua down, gua drop, gue kecewa. Semua udah tahu gimana gue, gua orangnya enggak suka diganggu,” tegasnya.(nin/pojoksatu)