Keras! Nikita Mirzani Tuding Dokter Hits Inisial ‘S’ Berikan Layanan Kecantikan Berbahan Palsu

Nikita Mirzani. Foto : by Awan Potret via Instagram : @nikitamirzanimawardi_17

POJOKSATU.id, ARTIS sensasional Nikita Mirzani menyindir dokter ternama inisial S, yang ditudingnya memberikan layanan kecantikan abal-abal.


Dokter inisial S ini diduga merujuk nama Dokter Sisca yang akrab dan langganan dengan banyak selebriti tanah air.

Kritikan keras Nikita dilakukannya saat Live Story di akun Instagram-nya, Senin (24/5/2021).

Dia menyebut  dokter S memberikan layanan foxy eyes atau yang bisa membuat wajah terlihat lebih kencang, khususnya area mata dengan harga murah, namun berbahaya.


Dimana benang untuk foxy eyes seharusnya mahal hingga puluhan juta. Namun, di klinik dokter S ditawarkannya hanya Rp3 jutaan.

“Hati-hati, obat-obatan dia dari suntikan parah. Kalau kalian enggak percaya, Google foxy eyes, yang dia pakai benang yang murah. Yang lucunya orang yang habis foxy eye di situ diperban kayak orang ditabrak,” ujarnya.

Dia menyebut klinik dokter S sempat hendak digeruduk polisi. “Dia dulu hampir mau digeruduk polisi, tapi enggak tahu enggak jadi,” lanjutnya.

Nikita menegaskan kritikannya terhadap dokter S bukan mau pansos. Namun ingin mengedukasi publik, agar waspada dengan klinik kecantikan berbahaya.

“Gua enggak ada urusan sama dia. Gua cuma mau edukasi jangan tergiur sama yang murah-murah, sayangi muka kalian. Hati-hati apalagi kalian yang suka filler benang di kliniknya, enggak akan hilang itu (fillernya). Ayo taruhan sama gue. Dokternya inisial S,” bebernya.

Dia menyebut malah dokter S yang kerap panjat sosial ke artis-artis tanah air. “Dokternya panjat sosial mulu. Namanya si pede banget, karena tingkat pedenya melebihhi orang normal pada umumnya. Gue mau edukasi. Enggak ada foxy eye Rp3 juta. Ntar dibilang nyenggol, enggak ada yang nyenggol,” tandasnya.

Pelantun ‘Selalu Salah’ itu menyarankan netize melaporkan klinik dokter S.

“Coba laporin ke bagian keshatan apalah itu tentang kliniknya dia, Pasti ditutup, yakin gue taruhan. Biar ada satu dokter ketangkap karena malpraktek. Laporin ke IDI juga boleh cuss, daripada muka kalia hancur,” ajaknya.

Lewat tulisan di Instagram Story-nya, Nikita pun mengingatkan, tidak ada dokter kecantikan menyuntikkan dari rumah ke rumah pasien, seperti yang dilakukan dokter S.

“Dan satu lagi. Cuma sih giling itu aja yang nyuntikin orang door to door. Kalau di kedokteran itu enggak boleh. Apalagi suntikin bukan vitamin C. Tapi botox, filler DNA itu semua harus dilakukan di klinik dasar gilda,” tukasnya.

Dia juga menuding salon DNA milik dokter S itu palsu. “Gua tahu kok belinya dimana. Dia belinya di bawah Rp3 juta, dijualnya 20 juta mampus enggak tuh,” lanjutnya.

Meski bukan dokter, Nikita menyebutkan berhak mengedukasi.

“Edukasi lagi yah, gue bukan dokter. Tapi gue enggak bego. Sih ikan duyung tonggos itu posting harga DNA salmonnya dari 12 juta up to 25 juta. Suntik skin booster menggunakan DNA salmon itu merek terbaik di dunia adalah Reju***an. Nah, biasanya dokter dengan bangganya nunjukin itu kotak suntikannya biar pasien tahu yang dimaksukin ke kulit mereka,” bebernya.

“Biasanya range harga jual klinik dengan merek termahal dan terbaik itu di Rp6-10 juta. Nah klinik lo abal-abal jualnya di atas klinik terbaik di Jakarta, ngakak enggak sih gue,” sentilnya.

Dia berharap kelak klinik dokter S ditutup. “Mudah-mudahan habis ini tempat loe didemo terus tutup, habis itu pasien loe yang gagal,” pungkasnya. (nin/pojoksatu)