Tweet Marcell Siahaan Jadi Polemik, Dituding Ejek Vegetarian

Marcell Siahaan dituding ejek vegetarian
Marcell Siahaan. Foto ; Instagram/@marcelsiahaans.

POJOKSATU.id, NIAT penyanyi Marcell Siahaan menceritakan pengalaman masa lalu saat menjadi seorang vegetarian menjadi pro kontra di Twitter.


Pasalnya, Marcell malah disebut menjelekkan para vegetarian.

Ini setelah Marcell mengungkapkan pernah selama bertahun-tahun menjadi vegetarian dan pernah merasa paling sehat dan paling pintar gaya hidupnya. Dan dia meminta warganet tidak meniru pola pikirnya tersebut.


“Saya dulu pernah jadi vegetarian selama 4 tahun dan merasa pintar dan superior, dan buat saya orang lain enggak lebih sehat dan lebih tercerahkan daripada saya. Yes, I was a total a**hole. Jangan diikutin ya. Contoh jelek,” tulisnya, Kamis (15/4/2021) di Twitter-nya.

Statement itu kemudian ditanggapi keliru oleh sebagian orang. Dia pun diserang dengan berbagai tudingan, salah satunya menghina vegetarian. Padahal maksud Marcell adalah yang tidak baik ketika berpola pikir menjadi paling benar dibanding yang tidak vegetarian.

“Bukan vegetariannya yang salah mas. Tapi “pandangan” anda di saat bervegetarian itu yang membuat Anda merasa superior. Tidak ada yang salah kan dengan bervegetarian,” kritik @Freddykits.

Dan, ada beberapa tweet sejenis yang singgah ke tweet Marcell. Diapun terlihat membalas beberapa diantaranya.

“Jadi vegetarian? Betul, enggak ada yg salah. Tapi kemudian jadi a**hole yang ngerasa paling tercerahkan? Jangan,” tegasnya.

“Bukan pilihan menjadi vegetariannya yang saya sesali, tapi ketika itu kemudian membuat saya merasa menjadi lebih tercerahkan dan lebih superior dari orang lain, sikap inilah yang saya sesali,” bebernya.

Marcell juga menjelaskan saat dulu menjadi vegetarian tidak sepenuhnya bersih dari produk hewani. “Dulu saya vegetarian lacto-ovo, masih makan telur dan produk-produk dari susu,” tulisnya.

Dia pun menegaskan tidak menyalahkan pilihan menjadi vegetarian. “Vegetarian dan Vegan adalah pilihan. Vegetarian 37 tahun dan Vegan 1 tahun tak membuatku merasa pintar dan superior. Tak usah sesali sebuah pilihan. Karena semua akhirnya akan kembali ke Sunyata. Lanjutkan pencarianmu,” ungkapnya.

“Tidak ada yang salah dengan memilih menjadi ini itu, enggak makan ini itu. Yang ngaco itu kalau sudah mulai merasa dia sendiri paling benar dan yang lain semua salah,” lanjutnya.

Pada akhirnya, kata Marcell semua itu hanyalah opsi menjalani hidup. “Tugas kita menjalani pilihan itu dengan baik demi kebaikan sendiri, jika ada yang terinspirasi dan kemudian jadi lebih baik, ya rejeki,” jelasnya.

Saat ini, Marcell pun mempedomasi mengonsumi makanan tanpa berlebihan. “Yang penting makan waras aja,” tutupnya. (nin/pojoksatu)