Cita Citata Blak-blakan Kronologis Terima Job yang Honornya Dibayar Pakai Dana Bansos

Cita Citata
Cita Citata. Foto : Instagram.

POJOKSATU.id, PEDANGDUT Cita Citata untuk kali pertama menceritakan awal mula terseret kasus korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos), dimana mantan Menteri Sosial, Julian Batubara jadi tersangka.


Cita menyebut, tawaran kerja itu diterimanya pada November 2020. Di tengah pandemi Covid, job tersebut bak oase di padang pasir. Cita sangat senang akhirnya bisa dapat kerjaan.

“Jadi sebenarnya di bulan November 2020, ada kerjaan setelah lama kita enggak kerja, karena corona, kita kena dampak corona. Wah semangat, itu baru dibuka penerbangan, acara di Labuan Bajo. Happy banget kan, pokoknya aku (nyanyi) di salah satu hotel. Waktu itu enggak sempat liburan, besoknya (setelah nyanyi) ada kerja lagi, jadi tektok sehari,” jelasnya di YouTube Riweuh Paciweuh bareng Dinar Candy, Senin (29/3/2021).

Di acara tersebut, Cita tidak banyak bertanya. Dia hanya bertugas menyanyikan delapan lagu, seperti tiap kali tampil offair. “Aku di sana dipanggil untuk nyanyi 8 lagu, biasa, enggak banyak omongan. (Paling bertanya), ini acara apa sih? Acara malam ramah tamah Kemensos, oh ya sudah,” lanjutnya.


Tidak disangka, seminggu setelah acara itu, Cita melihat ada berita penangkapan orang Kemensos, dimana ada beberapa yang dilihatnya ada di acara saat dia menyanyi. Saat itu, jantungnya langsung berdebar.

“Akhirnya seminggu kemudian, ditangkap, pas lihat di grup. Yang ketangkap banyak, cuma yang aku thanks (ucapkan terima kasih saat tampil di acara Kemensos) ada dia, kok sama. Duh aku diam aja, aduh. Diam aja, akhirnya dipanggil KPK,” ujarnya.

Cita menyebut saat dirinya ditawarkan menyanyi semua sesuai prosedur. Dia mengetahui acara itu dari manajernya bukan langsung orang Kemensos ke dirinya. “Jadi waktu kemarin dipanggil, mereka itu memanggil aku ke manajer aku, mereka hire EO, EO nelpon ke manajer, manajer baru ke aku,” lanjutnya.

Oleh karenanya Cita yang tidak tahu apa-apa sempat mengatakan ke penyidik yang memeriksanya, bahwa mereka salah sasaran. “Aku enggak tahu apa-apa. Waktu di sana (KPK) penyidik, aku bilang, “bapak salah sasaran sebetulnya harusnya yang dipanggil kalau enggak EO, manajer saya’. Karena mereka yang nge-deal, saya cuma nyanyi di sana. Jadi semua sudah sesuai pemanggilan artis,” tuturnya.

Dia juga baru paham mengapa namanya ikut terseret, ternyata salah satu yang ditangkap menyebut namanya. “Jadi di sana Cita baru tahu di penyidik ternyata yang ditangkap 3 orang, yang ketemu sama aku Bapak (disensor), pas aku mau nyanyi dia nyamperin. Ternyata bapak ini menyebutkan nama Cita citata waktu di sidang,” ungkapnya.

Soal tarif nyanyinya saat itu, Cita enggan membebernya. Namun, tidak Rp150 juta seperti yang diungkapkan oleh mereka terlibat. Apalagi, Cita belakangan tahu ada aksi ‘sunat menyunat’. “Rp150 juta dikeluarkan untuk aku, ada tiket pesawat karena kelas bisnis, hotel yang dibayar, uang transportlah mungkin. Tapi di kontrak bukan segitu. Tahu enggak, ada sunat menyunat, jadi sebelum ke artis disunat ke agency, EO ngambil uangnya, ke akunya sedikit. Memang sesuai rate aku, aku tidak bisa ngomong gamblang berapa,” paparnya.

Selama di KPK, Cita mengaku ditanyain penyidik selama tiga jam. “Sebetulnya pertanyaan berapa uangnya diterima, nanyanya kenal sama siapa. Sebenarnya total hampir 3 jam, 9 pertanyaan,” lanjutnya.

Cita mengatakan sebagai penyanyi, dirinya tidaklah etis bertanya kepada pengundang tentang asal muasal uang honornya. “Ya enggaklah, ya kalau tahu ya enggak mau, darimana uangnya, asalnya,” pungkasnya. (nin/pojoksatu)