Foya-foya ketika Tenar, Harta Habis saat Dibui, Lucinta Luna : Pelajaran Buat Aku

Lucinta Luna
Lucinta Luna saat berbincang dengan Boy William. Foto : YouTube Boy William.

POJOKSATU.id, SELEBGRAM Lucinta Luna mendapatkan pelajaran berarti selepas keluar dari penjara karena kasus penggunaan obat terlarang.


Setahun di dalam tahanan, Lucinta mengakui semua hartanya habis untuk keperluannya selama di dalam penjara. Ini terjadi karena selama tenar, dirinya jarang sekali menabung. Sehingga, begitu lepas dari dunia hiburan, dirinya tidak punya pegangan.

“Pelajaran buat aku di saat aku tenar-tenarnya. Gue tenar tahun 2018, aku orangnya boros banget. Enggak pernah nyimpan uang. Tapi pada saat aku kena kasus kayak gini, benar-benar habis-habis, enggak punya apa-apa,” jelasnya di YouTube Boy William, Selasa (16/3/2021).

Kondisi ini membuat sedih. Dan, kini dirinya sedang merintis dari awal lagi. “Serius, aku tuh bingung, sedih banget. Semua yang aku punya habis banget. Sedih banget. Semuanya habis, buat kebutuhan di dalam (penjara), buat semua-semuanya,” lanjutnya.


Selain itu, Lucinta juga tidak ingin lagi salah bergaul. Saat ini, dia membatasi diri terhadap orang-orang yang kemungkinan membawa pengaruh buruk. “Baik-baik cari teman, baik dalam pergaulan, fokus aja dalam pekerjaan,” tegasnya.

Lucinta pun menyinggung mengapa dirinya sampai menggunakan obat penenang terlarang. Dia mengaku depresi dan ketakutan selama ini. “Kayak enggak punya rasa percaya diri juga, susah tidur juga, pokoknya aku sedih, aku merasa kesepian. Kayak ngerasa banyak yang menggunjing, menghina. Ada saatnya aku mau mengakhiri hidup aku. Ya udah aku pakai (obat) itu, salahnya enggak pakai resep dokter,” bebernya.

Seperti diketahui, Lucinta ditangkap ada 11 Februari 2020 dini hari di apartemen di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, saat sedang bersama tiga temannya.

Saat penggeledahan, polisi menemukan tiga butir narkoba jenis ekstasi di keranjang sampah. Juga dua jenis obat dari tas Lucinta, pertama Tramadol dan Riklona. Ini adalah obat penenang dan masuk golongan psikotropika. (nin/pojoksatu)