Berkaca dari Ketersinggungan Ruben Onsu, Ini Pesan Ernest Prakasa untuk Para Komika

Ernest Prakasa
Ernest Prakasa. Foto : @rahadyankukuh via @ernestprakasa

POJOKSATU.id, KASUS presenter Ruben Onsu yang tersinggung atas ulah komika Ridwan Remin yang meroasting Betrand Peto, memantik reaksi Ernest Prakasa.


Komika yang sekarang lebih fokus sebagai sutradara ini mengingatkan para teman komika agar bijak mengutarakan buah pikiran di publik. Sebab, ada hal yang urgen untuk diungkap karena berkaitan dengan kepentingan publik, namun ada yang malah memicu ketersinggungan.

“Pick your battle wisely (pilihlah pertarunganmu dengan bijak). Tidak semua buah pikiran bisa diutarakan di media sosial. Ada hal-hal, terutama yang berpotensi menyinggung orang lain, yang butuh pertimbangan matang,” tulisnya di akun Instagramnya, Selasa (9/2/2021).


“Jangan salah, meski beresiko, ada yang tetap harus diungkapkan. Karena penting, karena meresahkan. Namun ada juga yang tidak punya urgensi, dan tidak perlu dibawa ke ranah publik,” lanjutnya.

“Ini bukan soal pemberani atau pengecut, tapi bijak memilih langkah. Tidak semua pertarungan, layak jadi pertaruhan,” tegasnya.

Lalu seperti apakah batas seseorang berstand comedy. Pertanyaan ini muncul di kolom komentar unggahannya.

“Sebenarnya, dalam stand up itu apakah ada batas-batasnya? Secara etika yang basic seperti apa? Karena kalau dilihat, berbicara ketersinggungan, ngomongin kucing aja bisa jadi prahara, apalagi yang ono, menghina sekeluarga ckck, batasnya seperti apa?? Pengen tau,” tanya salah satu netizen.

“Sederhananya, ada materi untuk konsumsi umum, ada yang terbatas,” jawab Ernest.

Seperti diketahui, Ruben Onsu dibuat meradang atas beredarnya video Ridwan yang meledek Betrand.

Video tersebut pun diunggah suami Sarwendah itu di Instagramnya, Selasa (9/2/2021). Dia menegur keras apa yang telah dilakukan Ridwan.

Dalam penggalan video itu, Ridwan tampak mengambil momen saat Betrand disorot lantaran dinilai terlalu manja dengan ibu angkatnya, Sarwendah.

“Betrand Beto, gue tahu, tapi gue enggak kenal. Makanya ada vidoenya viral nyiumin Sarwendah yang ada di benak gua suudzon. Karena gua cuma tahu, enggak kenal. Jadi otak gua ‘sangean amat’, kurang ajar manfaatin momen. Karena gua enggak tahu, jadi sok tahu,” ujarnya.

“Coba kalau gue kenal faktanya bisa berbeda, siapa tahu di momen itu bukan Betrand Peto yang manfaatin momen tapi dia dimanfaatin sama Ruben Onsu. Aturan mencium anggota keluarga kan dibuat sama Ruben Onsu. Siapa tahu di saat kita ngejudge dia nonton video sangean banget, di saat yang sama Ruben nonton videonya ketawa-tawa. Lu cium tuh istri gue, habis itu lu nyium gua, enggak mau gue geprek lu,” sebutnya sambil disambut tawa penonton.

Ruben pun menegaskan tidak nyaman dengan isi roastingan di video itu.

“Hai mas yang terhormat, di sini saya perkenalkan diri dulu sebelumnya saya yang bernama Ruben Onsu orang tua dari anak yang di video mas sebut. Maaf sebelumnya saya kurang nyaman dengan adanya video ini yang anda jadikan bahan roasting, silahkan jawab pertanyaan saya :
1. Jika menurut anda cara saya salah, apa pantas jadi bahan ejekan?
2. Jika posisinya saya tukar, anda jadi saya dan saya jadi anda, bagaimana perasaan anda?,” tulis Ruben.

Diungkapkan Ruben, dengan materi yang dibawakan Ridwan seakan membenarkan semua tuduhan soal Betrand. “Dan mas yang terhormat, kalau anda punya anak, atau keponakan anda pasti akan tahu bagaimana mentalnya jika melihat video ini, dan ini sangat mengganggu tumbuh kembang anak. Kalau anda sudah menikah, jika istri anda dijadikan bahan tertawaan oleh orang lain, bagaiamana reaksi anda?,” tanyanya.

Diapun mempertanyakan hati nurani sang komika. “Dimana hati nurani anda jika seorang anak dijadikan bahan roasting, yang anda tidak tahu cerita selengkapnya,” tegasnya. (nin/pojoksatu)