Rekannya Kecewa, 14 Jam dengan Kondisi Pendarahan di Otak, Chacha Sherly Tidak Langsung Dirawat di ICU

chacha sherly
Chacha Sherly. Foto : Instagram/@chacha.sherly.

POJOKSATU.id, KEPERGIAAN pedangdut Chacha Sherly eks Trio Macan tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga dan teman dekatnya, namun juga sepenggal kisah yang terungkap saat perawatan di rumah sakit.


Adalah pengguna akun TikTok @dras_15, yang secara mengagetkan menguak ada kelalaian dalam penanganan Chacha yang masuk rumah sakit RSUD Ungaran, Semarang, Jawa Tengah dalam kondisi pendarahan di otak hingga koma, usai jadi korban tabrakan beruntun di KM 248 Tol Bawen-Semarang.

Belum diketahui apakah pemilik akun itu kerabat Chacha, namun diduga dia salah satu teman Chacha, karena dia mengabadikan video saat di lokasi kejadian juga di rumah sakit.

Dia kecewa berat melihat bagaimana Chacha tidak ditangani sigap. “Ini miris, korban kecelakaan di tol pendarahan di otak sudah 14 jam hanya di rawat intensif di RS setingkat Puskesmas, padahal harusnya masuk ICU untuk segera dilakukan tindakan. Tidak dirujuk, alasannya tidak ada RS yang mau nerima karena full. Masa se Semarang/Jateng tidak ada RS lagi?,” tulisnya.


“Saya sangat ingin menceritakan kronologis lewat live dimana dalam hal ini ada kelalain dalam penanganan juga, tapi ya sudahlah,” ungkapnya.

Diapun mengaku sengaja memviralkan video ini, lantaran agar didengar pihak terkait. “Teman-teman saya berharap kalian semua membaca postingan pertama dari akun ini, dimana postingan memang mau saya viralkan agar sampai ke telinga bapak Gubernur Jateng, jadi sebenarnya penolakan rujukan almarhumah itu simpang siur, ada dokter bilang karena penuh, ada yang bilang lagi karena reaktif Covid, padahal dirapid dua kali, sekali positif, sekali lagi negatif,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya, Chacha meninggal dunia, Selasa (5/1/2021) siang sekira pukul 12.00 WIB.

Sejatinya, Chacha hendak balik ke Jakarta dari Surabaya usai menikmati liburan Tahun Baru bersama keluarga. Namun di tengah perjalanan ia mengalami kecelakaan dan menutup lembaran hidupnya. (nin/pojoksatu)