Sebut IDI Kacung WHO, Jerinx SID Dituntut Hukuman Tiga Tahun Penjara

Jerinx jalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (3/11/2020). Foto: Marcell Pampur/ Radar Bali/JPG.

POJOKSATU.id, MUSISI Jerinx, pentolan band Superman Is Dead (SID) menjalani sidang tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (3/11/2020).


JPU secara meyakinkan menuntut pemilik nama lengkap I Gede Aryastina itu dengan hukuman pidana 3 tahun penjara, denda Rp10 juta dan subsider tiga bulan kurungan.

Jerinx dinilai telah mencemarkan nama baik dan menyebarkan ujaran kebencian terhadap Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melalui akun Instagram pribadinya. Jerinx dijelaskan jaksa, telah menyebut IDI sebagai kacung WHO.

Dengan demikian, jaksa yang dipimpin Otong Hendra Rahayu, menilai JRX melanggar Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) UU ITE Nomor 19 Tahun 2016.


“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa I Gede Aryastina dengan pidana penjara selama 3 tahun penjara ,” tegas JPU dalam amar tuntutannya kepada majelis hakim yang diketuai Ida Ayu Adnya Dewi.

Hal-hal yang meringankan JRX, terdakwa mengakui perbuatannya, terdakwa belum pernah dihukum dan terdakwa masih muda sehingga masih bisa dilakukan pembinaan.

Sebelumnya, Jaksa mendakwa JRX dengan dua pasal. Pasal yang pertama yaitu Pasal 28 ayat (2) Jo. Pasal 45A ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Pasal yang kedua yakni Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Atas tuntutan tersebut, JRX yang didampingi kuasa hukumnya, Wayan “Gendo” Suardana akan mengajukan pleidoi atau pembelaan dalam sidang berikutnya. (rb/mar/yor/mus/JPR/JPG/pojoksatu)