Banyak Orang Alami Post Power Syndrome saat Pandemi Covid-19, Ini Tips dari Arda Naff

Arda Naff bersaam Tantri Kotak dan kedua anak mereka. Foto : Instagram/@ardanaff

POJOKSATU.id, PANDEMI Covid-19 banyak mempengaruhi berbagai sektor kehidupan manusia. Tidak hanya kesehatan, namun juga ruang lingkup pekerjaan.


Tak sedikit yang harus dirumahkan demi mencegah penyebaran virus, dan tak kalah menyedihkan ada yang langsung dipecat. Banyak lainnya dari kalangan selebriti harus kehilangan dan menunda pekerjaan selama pandemi.

Imbasnya gejala post power syundrome melanda, dimana suatu kondisi kejiwaan yang umumnya dialami oleh orang-orang yang kehilangan kekuasaan atau jabatan juga pekerjaan yang diikuti dengan menurunnya harga diri.


Hal ini diakui Arda vokalis Band Naff. Dia mempercayai selama enam bulan ini mungkin banyak yang mengalami hal tersebut. “Biasa sibuk tiba-tiba disuruh di rumah, biasa silaturahmi bertukar energi tapi sekarang dibatasi, disuruh jaga imun, disuruh semangat, enggak boleh stres tapi keadaan enggak mendukung malah sebaliknya, kondisi yang tidak mudah bagi kita semua,” jelas suami Tantri Syalindri Ichlasari ini.

Sebagai kepala keluarga, Arda juga memahami sejak punya anak, dirinya memang jauh lebih berhati-hati banyak ngeremnya dalam menginginkan dan melakukan sesuatu. “Berbeda saat bujang lebih sembrono enggak mikir kanan kiri, positifnya ngerem itu tanda kita diminta jangan sombong tapi minusnya terlalu berhati-hati juga tidak baik karena penyakit mematikan selain kesepian adalah ketakutan itu sendiri. Manusia diberikan kelebihan berupa otaknya tapi juga bumerang sebagai kelemahannya,” tuturnya.

Untuk menghindari itu semua, pemilik nama lengkap Hatna Danarda itu mengaku bahagia adalah obat yang cukup ampuh. Bahagia tak sekadar soal uang, namun juga rasa syukur dan menjauhkan diri dari sikap kebencian.

“Bahagia itu obat, filter yuk berita, abaikan postingan yang jadi sarang kebencian, enggak usah dibaca group whatsapp yang menularkan kekhawatiran,” bebernya.

“Tinggalin dulu perkumpulan yang gosipnya enggak kelar-kelar, kontak lagi teman-teman kita yang ampuh jadi pelipur lara, tonton film-film yang membuka cakrawala, kurangin ketersinggungan, imun dan iman semoga selalu melekat pada kita semua,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Arda dan Tantrimenikah 26 Oktober 2014. Keduanya kini telah memiliki dua orang anak. Sebab musisi, keduanya memang merasakan bagaimana sulitnya di masa pandemi ini. Mulai dari cancel job dan lainnya. Namun, pasangan ini mampu terus memberikan semangat buat follwersnya lewat postingan-postingan positif. (nin/pojoksatu)