PSSB Total Lagi, El Rumi Khawatir Tak Bisa Balik Kuliah ke Inggris

El Rumi. Foto : Instagram

POJOKSATU.id, PEMBERLAKUAN kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai 14 September, membuat El Rumi khawatir.


Pasalnya, putra Ahmad Dhani dan Maia Estianty ini berencana akan kembali balik ke Inggris untuk melanjutkan kuliahnya, akhir bulan ini.

“Yang aku khawatirkan aku rencananya pulang akhir bulan ini, dan ternyata pertengahan bulan ini ada PSBB total. Dan yang aku khawatirkan bukan PSBB Indonesianya tapi lebih ke negara UK (Inggris)-nya mau enggak menerima WNI masuk ke sana,” ujarnya seperti dalam tayangan ESGE Entertainment, Jumat (11/9/2020).


El juga sudah mendengar tentang beberapa negara yang melarang WNI masuk ke negara tersebut, dan bersyukur tidak ada Inggris.

“Aku dengar juga beberapa puluh negara sudah nge-banned, tapi alhamdulillah enggak ada UK, semoga enggak ada. Kalau minggu lalu, temanku ada yang nyampe (ke Inggris) aman, tapi sebelum berita PSBB total,” jelasnya.

“Yang aku lihat kemarin draft corona di UK sudah lumayan turun, kalau di sini naik-naiknya. Alhamdulillah di sana turun, paling aku harus karantina mandiri 14 hari kalau ke sana,” lanjutnya.

Mantan kekasih Marsha Aruan ini menjelaskan tahun ini kali terakhir dirinya berangkat ke London, karena tahun depan baru pulang lagi ke Indonesia sebelum menamatkan kuliah S1-nya.

“In sya Allah tahun ini terakhir berangkat ke London sampai bulan Mei tahun depan, September ini (berangkat) mungkin enggak balik (ke Indonesia) delapan sampai sembilan bulan,” ungkapnya.

Di sisi lain, El memang berniat melanjutkan kuliah S2 di Inggris juga. “Aku ada niat langsung ambil master tahun pertama (setelah lulus S1). Tahun depannya pulang-pulang sudah S2,” sebutnya.

Hanya saja, setelah berdiskusi dengan sahabat ayahnya, Sandiaga Uno, El tampaknya mengurungkan niat langsung kuliah, melainkan kerja dulu satu tahun.

“Aku tanya Om Sandi bilang lebih enak kerja dulu satu tahun biar experience,” ucapnya.

Sementara itu, selama di Indonesia, dikatakan El dirinya baru berani benar-benar menjalankan aktivitas di luar selama pandemi sebulan terakhir.

“Aku satu dua bulan lalu enggak terlalu sering kerja karena terlalu agak takut. Sebulan ini mulai memberanikan diri main bola, kerja. Dan aku satu bulan ini sudah cut berita corona. Aku benar-benar enggak mau tahu berapa (jumlah terkonfirmasi). Karena awal mempengaruhi psikis juga bawaannya kemana-mana parno. Sudahlah jangan toxic, tapi sekarang malah makin parah (yang terkena corona),” pungkasnya. (nin/pojoksatu)