Kata Jeremy Teti Terkait Kembali Diberlakukannya PSBB di Jakarta

Jeremy Teti. Foto : Instagram

POJOKSATU.id, JAKARTA – Jeremy Teti mengaku setuju dengan keputusan Pemprov DKI akan memberlakukan PSBB lagi. Pasalnya, data orang yang positif Covid-19 angkanya tinggi dan sudah cukup mengkhawatirkan.


“Keputusan Gubernur DKI Jakarta ini memang sudah seharusnya melihat data trend positif terus meningkat selama Agustus. Sehingga kepala daerah lebih tahu peta wilayahnya harus segera ambil tindakan tegas,” katanya dilansir JawaPos.com.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya membuat kebijakan tegas, menarik PSBB masa transisi menjadi pembatasan secara total.

Kebijakan PSBB total ini mulai berlaku dari Senin (14/9) mendatang. Hal itu dilakukan guna menekan lanju penyebaran virus corona.


Jika virus ini terus menyebar di masyarakat, rumah sakit rujukan Covid-19 bisa penuh semua bahkan bisa overload, dan ini akan sangat berisiko.

“Sebelum terjadi kelangkaan tenaga medis dan kapasitas rumah sakit yang makin terbatas. PSBB kali ini saya berharap lebih tegas dalam memberikan sangsi agar masyarakat yg ada DKI Jakarta betul-betul disiplin terhadap protokol kesehatan,” paparnya.

Lebih lanjut, Jeremy menilai pemberlakuan PSBB tidak hanya di Jakarta tapi juga harus diikuti wilayah-wilayah penyangga. Sebab Jabodetabek merupakan satu kesatuan wilayah dimana Jakarta juga kedatangan orang-orang dari Depok, Bekasi, Tangerang dan Bogor setiap hari.

Jeremy Teti melihat apabila PSBB hanya diberlakukan di Jakarta sementara daerah-daera penyangga tidak memberlakukan hal serupa, maka efektivitasnya akan berkurang.

(jpc/pojoksatu)