Ajukan Surat Keberatan ke PN Denpasar, Ini 7 Alasan Kuasa Hukum Jerinx SID

Jerinx SID

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gendo Suardana, kuasa hukum Jerinx SID, mengajukan surat keberatan kepada Pengadilan Negeri Denpasar.


Dalam pernyataan resmi di Instagramnya, Gendo menuturkan, keberatan tersebut terkait rencana sidang perkara kliennya yang digelar secara online.

“Kami kuasa hukum Jerinx SID mengajukan surat keberatan kepada Ketua Pengadilan Negeri Denpasar dan majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara Jerinx SID,” katanya.

Disampaikan, pihak kuasa hukum dengan tegas menolak sidang kliennya digelar secara online. Tapi dilakukan secara langsung alias tatap muka.


“Surat keberatan tersebut terkait dengan rencana sidang Jerinx SID yang hendak digelar secara online, kami menolak hal tersebut dan meminta persidangan Jerinx SID dilakukan dengan langsung atau tatap muka,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gendo pun memaparkan tujuh alasan yang dijadikan dasar keberatan terhadap rencana sidang Jerinx diadakan secara online.

“Atas dasar untuk menjamin hak konstitusi dan HAM untuk pemenuhan hak atas keadilan dengan prinsip persamaan kedudukan semua orang di hadapan hukum, maka kami menolak sidang online atas perkara Jerinx SID dan meminta digelar sidang tatap muka,” tandasnya.

Berikut 7 alasan keberatan terkait rencana sidang Jerinx SID digelar secara online:

1. Sidang online bertentangan dengan UU kekuasaan kehakiman dan KUHAP terkait dengan kewajiban menghadirkan terdakwa secara fisik di depan persidangan, demikian juga dengan saksi dan ahli.

2. Sidang online menyulitkan penggalian kebenaran materiil.

3. Rentan dengan gangguan jaringan dan peretasan.

4. Fakta bahwa sampai saat ini PN Denpasar masih tetap menggelar sidang tatap muka baik perkara pidana maupun perdata.

5. Fakta Jerinx SID negatif covid-19 sehingga tidak perlu dikuatirkan menularkan virus.

6. Sidang tatap muka bisa digelar dengan penerapan protokol kesehatan.

7. Sidang online dengan live streaming tetap berpotensi merampas hak konstitusi dan HAM Jerinx SID.

(jpnn/pojoksatu)