Kompak Bareng Suami Kenakan Masker Bebaskan Jerinx, Ini Alasan Sandrina Malakiano

Sandrina Malakiano dan Eep Saefulloh.

 


POJOKSATU.id, PRESENTER Sandrina Malakiano dan suaminya Eep Saefulloh Fatah mengenakan masker hitam bertuliskan ‘Bebaskan JRX’ saat menghadiri acara Indonesian Lawyer Club (ILC) di Tv One.

Perempuan kelahiran Thailand 1971 ini menyebutkan aksi itu adalah bentuk sikap mereka atas kasus Jerinx.

“Saat menghadiri undangan ILC kemarin malam, saya dan @eepsfatah membuat keputusan kecil tapi penting bagi kami: Menegaskan sikap kami lewat pesan di masker kami,” tulisnya via akun Instagramnya.


Sandrina menyebutkan ini adalah ara sederhana mereka untuk menegaskan sikap sebagai warga negara. “Bahwa Konstitusi harus dibela. Tak boleh dilecehkan. Penahanan JRX bukan sekadar soal musibah yang menimpa sahabat kami. Tapi ini adalah pelecehan atas hak konstitusional kebebasan berbicara JRX. Ini perundungan atas Konstitusi,” jelasnya.

Dia menegaskab tergerak untuk bersikap karena membela konstitusi, bukan sekadar membela kawan.

“Sebagai kawan kami bersaksi, JRX adalah orang baik. Siapapun yang memintanya untuk terlibat dalam kegiatan sosial-kemanusiaan tak perlu memintanya dua kali. Tangannya selalu terulur membantu siapa saja. Tak pandang perbedaan agama, golongan dan semua perbedaan lain. Semua dibantunya,” tuturnya.

Sandrina menyebutkan sebagai teman tak sepenuhnya sepakat dengan Jerinx, termasuk sebaiknya menyampaikan kritik tidak kasar. Namun, begitu dia menilai kasus Jerinx ini tak sepatutnya berakhir di tahanan.

“JRX punya sikap. Ia kukuh bertahan dengan sikap dan prinsipnya. Tapi perlu juga diketahui bahwa saya tak selalu sependapat dengan JRX. Bahkan seringkali saya tak setuju dengan caranya yang terlalu keras/kasar. Saya sendiri percaya bahwa pesan baik selayaknya disampaikan secara baik dan elegan,” paparnya.

“Tapi, kami saling menghormati perbedaan yang kami miliki. Kami menjaga pertemanan sambil sadar bahwa mustahil membuat kami bisa seragam dalam semua hal,” tandas mantan istri Rico Ceper ini.