Ardhito Pramono Akui Terima Bayaran dari Postingan Tagar #IndonesiaButuhKerja

Ardhito Pramono
Ardhito Pramono. Foto : Instagram

POJOKSATU.id, PENYANYI Ardhito Pramono menjadi trending teratas di Twitter, hari ini (15/8/2020), setelah memberikan klarifikasi atas postingan #IndonesiaButuhKerja, yang merupakan bagian dari sosialisasi RUU Cipta Kerja.


Lewat klarifikasinya di akun Twitter-nya, Ardhito mengaku memang menerima bayaran atas postingan tersebut.

Namun, dia memastikan akan mengembalikan uang senilai Rp10 juta tersebut karena dirinya tidak tahu soal maksud postingan tersebut berkaitan dengan RUU Cipta Kerja yang lagi ramai penolakan lantaran tidak pro pekerja ini.

“Betul bahwa saya menerima brief untuk ikut dalam kampanye tagar #IndonesiaButuhKerja dan menerima bayaran. Seperti kerja sama saya dengan sebuah brand. Namun dalam brief yang saya terima dari publicist saya, tidak ada keterangan tentang Omnibus Law. Apakah saya bertanya sebelumnya? Ya, saya bertanya,” jelasnya.


Dia menegaskan saat menerima tawaran endorse itu sempat bertanya apakah apakah ada kepentingan politik tertentu. “Jawaban publicist saya; tidak. Tujuannya hanya membuat tenang di tengah pandemic karena akan adanya lapangan pekerjaan nantinya. Saya diminta membuat tulisan sesuai dengan harapan saya,” ungkapnya

Bahkan, aktor dalam film ‘Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini’ itu menegaskan sebelum menyetujui kerja sama juga bertanya, apakah ada hubungan dengan Omnibus Law? “Jawabannya, tidak ada. Saya bertanya karena saya hanya musisi, enggak paham politik dan tidak punya pengetahuan akan isu-isu tersebut, sehingga saya tidak ingin digiring ke ranah yang tidak saya pahami,” bebernya.

Ke depannya, Ardhito mengungkapkan atas ketidaktahuannya dirinya minta maaf. “Atas ketidaktahuan dan seakan seperti nirempati pada mereka yang sedang memperjuangkan penolakan terhadap RUU ini, saya mohon maaf. Ke depan saya akan berusaha lebih berhati-hati dan peduli. Saya musisi. Bukan buzzer. Saya ingin memiliki pengaruh, tapi melalui musik yang saya buat. Terima kasih,” tuturnya.

“Atas permintaan maaf ini, hari ini saya sudah meminta publicist saya untuk mengembalikan pembayaran yang saya terima dari memposting tagar #IndonesiaButuhKerja,” tegasnya.

Ramainya kabar pemerintah membayar para artis untuk kampanye RUU Cipta Kerja awalnya mencuat saat akun Twitter @Kalambukankemal membuat daftar puluhan publik figur baik itu penyanyi, presenter, Youtube, komika, juga pesepakbola mengunggah postingan #IndonesiaButuhKerja.