Ayu Ting Ting Akui Momen Tersakit dalam Hidupnya Saat Putrinya Tak Diakui Enji

Ayu Ting Ting dan putrinya.
Ayu Ting Ting dan putrinya.

POJOKSATU.id, PEDANGDUT Ayu Ting Ting dikenal sebagai salah satu single mother yang sukses di Indonesia, mampu bantu banting tulang tanpa sosok seorang suami.

Dia sangat bersyukur dengan kehadiran putrinya, Bilqis Khumairah Razak yang lahir 28 Desember 2013 lalu. Namun, tak dipungkirinya ada satu momen yang paling menyakitkan dalam kehidupannya.

Itu adalah saat mengandung Bilqis, sang suami saat itu, Hendri Baskoro alias Enji meragukann kalau janin tersebut adalah buah cintanya dengan Ayu.

“Momen yang paling bikin saya sakit hati, pada saat Bilqis tidak diakui,” tegasnya di Youtube Channel Nikita Mirzani, Crazy Nikmir REAL, Senin (29/6/2020) malam.

Saat itu, hatinya hancur bukan kepalang tatkala pihak Enji memintanya untuk melakukan tes DNA demi memastikan siapa ayah janin yang dikandungnya. Padahal, Ayu menegaskan saat Enji tak mengakui, saat itu dia memutuskan tak butuh sosok pria itu lagi dalam hidupnya.

“Ayu sampai diminta tes DNA, mau ngapain, enggak diakuin ya udah, Ayu kan enggak butuh pengakuan,” lanjutnya.

Kesabaran Ayu berbuah manis, dia yakin Yang Maha Kuasa suatu hari akan membuktikkan semuanya tanpa harus dirinya sibuk menjelaskan. Salah satunya, kini wajah Bilqis sangat mirip dengan Enji.

“Sebenarnya aku enggak butuh pengakuan juga cuma akhirnya Tuhan membuktikan wajahnya Bilqis enggak jauh beda, engak diakui enggak apa-apa juga,” ungkapnya.

Diapun menegaskan, Enji tak perlu repot-repot, sebab dia bisa menghidupi dan memenuhi semua kebutuhan Bilqis. “Alhamdulillah masih dikasih rejeki. rejekinya alhamdulillah ada aja,” jelasnya.

Di sisi lain, momen sedih lainnya yang harus dilalui Ayu adalah ketika Bilqis harus terseret ikut dibully ketika dirinya banyak gosip dirinya yang disembuhkan haters.

“Kesal sedih iya (dibully), tidak semua yang orang bilang itu betul, enggak semua yang kalian lihat benar. Sedih aja apalagi kalau anak yang dibully, dikata-katain, dicaci. Itu yang buat gua begini salah, begitu salah, gua mesti gimana. Untungnya Ayu selalu mikir gua cari duit buat keluarga, gua enggak perduli orang mau ngomong apa,” bebernya.

Seperti diketahui, 4 Juli 2013 silam, Ayu menikah dengan Enji. Kemudian, dia mengajukan gugatan cerai pada 27 Januari 2014 di Pengadilan Agama Depok, Jawa Barat.

Empat bulan setelahnya, yaitu pada 1 April 2014 mereka berdua dinyatakan resmi bercerai. (nin/pojoksatu)