Pemberian Masker Sempat Ditolak, Melanie Subono : Ini Tanda Mereka Terlalu Sering Dikecewakan

Melanie Subono. Foto : Instagram
Melanie Subono. Foto : Instagram

POJOKSATU.id, MUSISI Melanie Subono terus bergerak bersama teman-temannya membagikan kebutuhan untuk pencegahan penularan virus corona kemasyarakat, seperti masker dan handsanitizer.

Namun, ada pengalaman miris yang harus dijumpai timnya di lapangan. Saat membagi-bagikan masker gratis di pasar dan bantaran rel sempat ada yang menolak. Bukan lantaran benci, melainkan tidak percaya diberikan secara gratis. Setelah dijelaskan semuanya diberikan cuma-cuma barulah mau menerima.

Melanie menyimpulkan pemandangan tersebut bak deskripsi minimnya kepercayaan masyarakat yang kerap disuguhi janji tanpa bukti. “Apa komen lo? Pemerintah, ini tanda mereka terlalu sering dikecewakan. Masker ditolak oleh harga diri dan kecurigaan karena terlalu sering dijanjikan ini itu,” ungkapnya, Kamis (26/3/2020).

Dia juga menyertakan video saat seorang kakek sempat menolak masker tersebut. “Oleh seorang sepuh di sebuah pasar subuh. Terlalu banyak kecewa. Begitu besar rasa enggak percaya lagi di masyarakat yang disebut pemerintah sebagai jelata,” lanjutnya.

“Setelah didesak tim @rumahharapanmelanie baru dia ngomong “OH INI GRATIS beneran?? ” (audio tertangkap kok di video). Pasar dan bantaran rel jadi sasaran kami untuk edukasi dan bagi masker, sabun @raga_soapery, hand sanitizer, vitamin,” jelasnya.

 

 

Di sisi lain, Melanie mengungkapkan ada seseorang yang rela menyumbang demi disalurkan ke orang yang membutuhkan. “Hari ini, diantara donasi yang menipis, harga barang donasi mahal sekali, dan DM isinya keluhan non stop, tiba tiba gue nerima kiriman isinya donasi dan surat. Dia minta enggak disebut namanya, tapi dia menitipkan sisa masker yang menurut dia orang lain lebih butuh, beberapa sachet susu dan uang ribuan campur, itu uang yang dia punya katanya, tolong disalurkan,” beber cucu Presiden ke-2 RI, BJ Habibie ini.

“Terima kasih dimanapun kamu berada, kamu bener bener malaikat. Semoga yang mencari keuntungan mati matian dari bencana ini atau yang pelit, malu!,” paparnya.

Melanie juga menuliskan timnya masih terus mengumpulkan donasi. “Kami masih butuh donasi … yang mau bisa hubungi 08174122584,” pungkasnya. (nin/pojoksatu)