Lama Tak Muncul, Lady Rocker Conny Dio Ternyata Sedang Sakit, Sedih Rekan Artis Tak Peduli

Conny Dio. Foto : Instagram

POJOKSATU.id, NAMA Conny Dio cukup tenar pada era 90-an bersama penyanyi ternama lainnya almarhumah Nike Ardila juga Inka Christie.


Sang lady rocker yang tampil khas dengan rambut pendek serta pernampilan tomboy itu dikenal dengan suaranya yang lantang.

Namun, waktu berlalu, namanya redup. Dan belakangan, dia harus dihadapkan pada kenyataan sebagai penderita batu ginjal. Dia juga sempat kesulitan dengan biaya perobatannya.

Pun, dari semua itu, ada satu hal yang membuat penyanyi 44 itu sedih. Saat dia sakit, tak ada satupun rekan artis yang mengunjunginya. Dan, soal ini, dia sempat mengunggah curhatan di akun Instagramnya.


“Ketika kita sedang di atas pastilah kita banyak yang mengelu-elukan, ketika kita terjatuh tidak ada seorangpun yang perduli akan kita. Kadang aku berfikir dimana keadilan untukku ya Allah, kenapa hampir setiap manusia hanya melihat derajat seseorang?,” ungkapnya.

“Saudara, teman, tidak ada yang memperlihatkan batang hidungnya ketika kita sedang berada di tangga yang paling terbawah, ya Allah akupun sadar begitu banyak dosa-dosa yang pernah aku lakukan yang disengaja ataupun tidak disengaja karena Engkau MAHA tahu dan MAHA melihat. Mama papa maafkan atas semua salah dan dosa-dosaku. Aku mohon kuatkan aku ya Allah dalam menghadapi cobaan ini aku masih ingin bertahan demi anak-anakku tersayang. ??Mereka masih membutuhkanku, Insyaallah ibu kuat kalian kekuatan ibu, doain ibu ya anak2ku??,” tulisnya.

Saat menjadi bintang di acara Pagi Pagi Pasti Happy (P3H), Kamis (27/2/2020) di TransTV, Conny mengakui bahwa selebriti di Jakarta kurang kebersamaan, sehingga tidak peduli saat dirinya terbaring lemah.

“Mohon maaf, kurang kebersamaannya, kurang banget. Teman-teman tidak ada yang datang, ada yang whatsApp beberapa. Kayaknya gue sendiri,” ujarnya.

Bagi Conny, teman seperjuangan yang datang bakal jadi penguat baginya. Diapun lantas teringat Nike Aldila. “Kalau dia masih ada, mungkin beda ceritanya, dia care banget,” tegasnya.

Conny mengatakan dia divonis mengidap batu ginjal sejak 1997. Dia bahkan menjalani berbagai pengobatan hingga laser. Tahun 2013, dia dinyatakan sembuh dan sudah bersih.

“Mungkin dulu masih muda, enggak mikir efek ke depan, terlalu capek, sering tur, kurang minum, kurang istirahat, makannya enggak dijaga,” jelasnya soal awal penyakitnya.

Namun, sebulan belakangan dia merasa sakitnya timbul hingga dia sempat dirawat di rumah sakit. “Tiba-tiba sebulan kemarin aku sakitnya enggak berhenti, buang air kecilnya sudah enggak benar,” ucapnya.

Dia sempat kelimpungan dengan biaya perobatan. “Mohon maaf saya enggak pakai BJPS, ternyata baru sadar pentinya BPJS,” ungkapnya. (nin/pojoksatu)