Nikita Mirzani : Kasus Gue Jangan Disamakan dengan Ikan Asin

Nikita Mirzani
Nikita Mirzani

POJOKSATU.id, ARTIS sensasional Nikita Mirzani meminta seterunya jangan salah kaprah menyikapi kasusnya, yang kemudian menudingnya eksploitasi anak.


Nikita disebut mendapatkan perlakukan spesial karena mengangkat isu anaknya yang masih bayi sehingga Akza bisa dibawa ke tahanan. Sementara, Rey Utami yang juga memiliki bayi harus terpisah dengan buah hatinya.

“Jangan disamakan kasus Niki dengan ikan asin,” tegasnya, Rabu (5/2/2020) di acara Pagi Pagi Pasti Happy (P3H).

Dia menyebut kasusnya sangat kecil dibanding Rey Utama, Pablo dan Galih tentang UU ITE dan pornografi.

Niki lantas menyebut yang kontra saat dirinya bersama anaknya di tahanan adalah musuh-musuhnya yang disebutnya virus corona.

“Gang virus corona ini dangkal. Di-tag KPAI, untungnya tidak direspon,” jelasnya.

Niki sejatinya mengucapkan terima kasih kepada pihak Polres Jaksel karena akhirnya memberi kesempatan bersama Arkana, buah hatinya dengan Dipo Latief, pria yang melaporkannya dalam kasus ini.

Namun, dia mengaku semat kecewa karena hari pertama dia ditahan, putranya tersebut harus menunggu dari pukul 02.00 WIB hingga 10.00 WIB, Jumat (31/1/2020) baru bisa ketemu ibunya.

Terlebih, baby sitter yang membawa Azka sempat diusir dan Nikita disebut tidak di tempat lagi. “Kalau dibilang gue ngamuk betul. Karena Arkana cuma minum air putih (selama menunggu bisa bertemu ibunya),” ungkapnya.

Bahkan, ada satu oknum penyidik PPA Polres Jakarta Selatan yang menyebutnya sering meninggalkan Arza dan putra lainnya saat jalan-jalan. “Niki bilang, memangnya kalau saya pergi saya harus Insta Story (soal bersama anak),” tegas Nikita menirukan ucapannya saat itu.

Setelah itu, Niki pun bisa bersama Arka dan memberikan asupan ASI, sebelum akhirnya bebas sebagai tahanan kota Kejaksaan Jakarta Selatan. (nin/pojoksatu)

loading...

Berita Terkini