Suaminya Terus Dipojokkan, Ussy Sulistiawaty Turun Tangan Beri Pembelaan dan Minta Maaf Lagi

Ussy dan Andhika Pratama
Ussy dan Andhika Pratama. Foto : Instagram

POJOKSATU.id, ARTIS cantik Ussy Sulistiawaty tak tahan melihat suaminya Andhika Pratama kembali jadi bulan-bulanan netizen usai mengutarakan permintaan maaf. Tepatnya, saat komentar Andhika kembali disorot di unggahan Gilang Dirga.


Ussy pun membalas tudingan seorang netizen, bahwa komentar Andhika itu dibuat sesaat masalah menyenggol konten acara yang dibawakan Nikita Mirzani atau sebelum minta maaf.

“Maaf mas maaf banget, aku sebenarnya enggak mau komentar apapun, tapi setahu aku itu komen pas kita masih di Korea mas, 4 hari lalu dan itupun langsung dihapus sama suami saya, karena dia langsung sadar becandaannya sama @gilangdirga takut bikin orang sakit hati lagi, maaf sekali lagi akhirnya saya ikut jawab di sini. Kita salah dan minta maaf, that’s it,” balasnya.


Pada Insta Storynya, Ussy kembali menjelaskan duduk perkaranya termasuk tuduhan Nikita Mirzani bahwa permintaan maaf di Youtube channel mereka dibuat demi uang.

 

“Untuk semua kekisruhan ini kami minta maaf kepada teman-teman, ambil yang baik buang yang jeleknya, kami salah dan kami minta maaf. Kenapa di Youtube? Karena kami ingin ditonton semua orang agar enggak jadi polemik yang berkepanjangan, tidak diplintir sama media media lain. inipun tayang atas ijin pihak Transtv,” tulisnya.

“Kami enggak semata-mata hanya mikirin uang uang uang dan uang, tapi hanya lewat media Youtube omongan kami bisa ditonton secara utuh tanpa diedit-edit pihak lain,” lanjutnya.

Dan masalah capturan becandaan sama Gilang Dirga diungkapkannya karena saking dekatnya sang suami dengan Gilang. “Masalah comot konten itu terjadi empat hari lalu dan langsung dihapus Andhika karena sadar becandaanya akan nyakitin orang lain,” jelasnya.

“Dan kemarin konten ini dibuat, soo sekali lagi kami meminta maaf untuk semua teman-teman, plase sudahi saling membela satu sama lain, kami salah, sudah kami sadari,” tegasnya.

Ussy pun meminta kasus ini tidak lagi jadi pembahasan secara terus menerus. “Kami rasa case closed, mari kita mulai berpikir dengan hati yang bersih, kami adalah contoh buruk dari jari-jari yang enggak bisa ditahan, please jangan ada lagi kejadian seperti ini,” pungkasnya. (nin/pojoksatu)