Divonis 7 Bulan Rehabilitasi, Fachri Albar Lega

Fachri Albar saat tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (15/5). (Yuliani NN/JawaPos.com)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Fachri Albar divonis tujuh bulan rehabilitasi oleh Hakim Ketua Asiadi Sembiring dalam sidang yang digelar, Selasa (10/7/2018).


Dalam sidang, hakim menyatakan terdakwa Fachri Albar terbukti melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkoba dalam Pasal 127 ayat 1 huruf a UU no 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 60 ayat 5 UU no 35 tahun 1997 tentang Psikotropika.

Karenanya, Fachri diputuskan untuk menjalani rehabilitasi dengan masa 7 bulan terhitung sejak masa rehabilitasinya di RSKO Cibubur mulai Februari lalu.

Atas putusan tersebut, Fachri mengaku bersyukur dan lega. “Alhamdulillah, lega,” ungkap, dilansir JawaPos.


Dirinya tampak tidak dapat membendung rasa bahagianya.

Sebelum memasuki ruang tahanan sementara, dia sempat berpose mengacungkan jempol tangan di hadapan para pewarta.

Di dalam ruang tahanan sementara, Fachri langsung menyalakan puntung rokok dan menghisapnya. Nampak, dia juga memeluk istri dan teman-temannya yang hadir memberikan dukungan.

Diketahui, Fachri ditangkap di kediamannya di kawasan Serenia Hills, Cinere pada 14 Februari.

Di kediamannya tersebut ditemukan barang bukti berupa satu kotak plastik bekas permen karet di dalamnya terdapat satu buah puntung sisa pakai Narkotika sisa pakai ganja seberat 0,125 gram, 1 bungkus plastik klip transparan berisi narkotika jenis sabu-sabu seberat kurang lebih 0,55 gram, 13 psikotropika jenis nitrazepam, dan 1 butir psikotropika jenis aplazopam.

Dalam persidangan terungkap bahwaa Fachri Albar telah 10 tahun menggunakan sabu dan ganja. Tetapi, tanpa sepengetahuan istrinya, Renata Kusmanto.

(yln/JPC/pojoksatu)