Soal Cuitan Dinilai Hina Habib Rizieq, Uus Bantah Cari Sensasi

uus
Uus. Foto Instagram

POJOKSATU.id, JAKARTA – Rizky Firdaus Wijaksana alias Uus angkat bicara pasca heboh soal cuitannya yang dinilai hina Habib Rizieq.

Dikatakannya, jika ada yang menilai ia mencari sensasi, ia membantah dengan dalih bukan selebriti. Pasalnya, apa yang dialaminya tidak berkaitan dengan skandal perselingkuhan artis atau pacaran settingan.

“Masalah ini muncul karena gue simply “berpendapat”,” ujar Uus.

Dirinya lantas membahas soal, “serangan” netizen yang juga dialamatkan kepada istri, anak dan keluarganya.


“Semua yang ngata-ngatain gue, istri, anak dan keluarga gue, bukan orang yang ga beragama kok tapi mungkin kurang bisa nerima variabel kebaikan yang ga keliatan di mata mereka,” paparnya.

“Gue hidup udah pernah ditolong temen gue dari berbagai macam agama. Gue cuma gamau jadi orang yang lupa kalo dulu pernah dibantu sama mereka. Kalian pun mungkin pernah dibantu makanya respon kalian begitu hebatnya,” lanjutnya.

Lewat postingannya ini, ia juga membantah jika cuitannya ini dikaitan dengan Pilkada. Dengan caranya, Uus hanya ingin Islam menjadi agama mayoritas yang teduh dan merangkul.

Uus pun menceritakan pengalaman sahabatnya yang dibully setelah memutuskan pindah agama karena kondisi orangtuanya. Dirinya tak ingin hal tersebut terjadi pada orang lain.

“Bisa ngga sih nanya dulu sebelum menghakimi. Kasian tau. Gue pun ga ngajak siapapun, gue ga nyuruh akun cyber atau bot buat menggandakan opini gue. Lo bilang gue ngelawak aja jangan ikut2an. Nah yang komen nyerang apakah kalian pengangguran? Kalian juga punya kerjaan kan? Tapi kalian peduli kan? Maaf sebelumnya. Artis ya artis bukan nabi,” tandasnya.

Intinya. Kalo ada yang bilang gue nyari sensasi. Maap. Gue bukan selebritis. Masalah yang gua hadepin bukan skandal perselingkuhan artis, atau pacar-pacaran yang settingan. Masalah ini muncul karena gue simply "berpendapat". Semua yang ngata-ngatain gue, istri, anak dan keluarga gue, bukan orang yang ga beragama kok tapi mungkin kurang bisa nerima variabel kebaikan yang ga keliatan di mata mereka. Gue hidup udah pernah ditolong temen gue dari berbagai macam agama. Gue cuma gamau jadi orang yang lupa kalo dulu pernah dibantu sama mereka. Kalian pun mungkin pernah dibantu makanya respon kalian begitu hebatnya. Kita masing-masing punya cerita dengan apa yang kita coba bela. Gue ga ada urusan soal Pilkada. Gue cuma pengen Islam jadi agama mayoritas yang teduh dan merangkul. Thats it. Gue udah pernah punya temen yang pindah agama karena ortunya broken home, terus jadi bahan ledekan selama 3 taun di SMP. Gue cuma gamau itu kejadian lagi sama orang laen, yang laen ngatain dia tanpa liat kondisi keluarganya. Bisa ngga sih nanya dulu sebelum menghakimi. Kasian tau. Gue pun ga ngajak siapapun, gue ga nyuruh akun cyber atau bot buat menggandakan opini gue. Lo bilang gue ngelawak aja jangan ikut2an. Nah yang komen nyerang apakah kalian pengangguran? Kalian juga punya kerjaan kan? Tapi kalian peduli kan? Maaf sebelumnya. Artis ya artis bukan nabi.

A photo posted by LOSER! (@uus__) on

(zul/pojoksatu)