Goyang Nyolot Zaskia Gotik Kena Teguran KPI

Ayu Ting Ting goyong nyolot bareng Ruben Onsu (Instagram)
Ayu Ting Ting goyong nyolot bareng Ruben Onsu (Instagram)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Goyang Nyolot yang dibawakan Zaskia Gotik dan sejumlah artis lainnya di acara Perbukers, ANTV, beberapa waktu lalu, mendapat teguran dari Komisi Penyiaran Indoenesia (KPI), Senin (27/6/2016).

Melalui siaran persnya, KPI juga menegur dua acara lainnya, yakni Majelis Sakinah di iNews TV dan OVJ Sahur Lagi di Trans 7.

Dalam rilis tersebut disebutkan, acara yang tayang pada 15 juni 2016, Zaskia Gotik dinilai tidak mengindahkan ketentuan norma kesopanan dan perlindungan anak serta remaja sebagaimana diatur dalam P3 dan SPS KPI Tahun 2012. Pasalnya, dalam program tersebut, menampilkan Zaskia Gotik melakukan gerakan goyang nyolot dengan cara mengarahkan bagian dadanya ke seorang pria.

Sedangkan untuk acara Majelis Sakinah yang ditayangkan iNews TV pada 8 Juni 2016 pukul 09.04 WIB, juga dianggap melakukan pelanggaran serupa.


“Dalam program tersebut menampilkan dakwah/ceramah yang membahas malam pertama seorang pria dan wanita. Muatan tersebut dinilai dapat berpengaruh buruk bagi anak-anak dan remaja bila ditayangkan di luar jam tayang dewasa. Dimana biasanya tayang pada pukul 22.00 – 03.00 WIB,” tulis KPI.

Selain itu, KPI juga mencatat program tersebut menampilkan dakwah/ceramah yang berasosiasi hubungan intim suami istri pada 13 Juni 2016 pukul 09.13 WIB.

Terkait program OVJ Sahur Lagi, KPI menilai program ini tidak memperhatikan ketentuan tentang norma kesopanan dalam P3 dan SPS dengan menampilkan adegan seorang pria yang didorong dari belakang hingga seorang wanita ikut terjatuh.

“Peristiwanya terjadi pada 10 Juni 2016 pukul 03.41 WIB. Lainnya, pada tanggal 8, 11, 12, dan 13 Juni 2016 terdapat kalimat-kalimat ejekan antar pemain yang bersifat merendahkan, seperti ‘penghapus pensil’, ‘cilok bandung’, ‘babi ngepet’, dan ‘mukanya kayak zebra cross’,” beber KPI.

Terkait pelanggaran tersebut, KPI mengingatkan ke tiga stasiun televisi tersebut untuk segera melakukan evaluasi internal atas program yang diberi peringatan. KPI juga menuturkan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan intensif atas tiga program tersebut.

(zul/pojoksatu)