INSTAGRAM ARTIS: Curhat Menyentuh Marshanda, Usai Bertemu Ayahnya di Panti Sosial

Marshanda (Instagram)
Marshanda (Instagram)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Usai bertemu Irwan Yusuf pria yang mengaku sebagai ayahnya di panti sosial, Marshanda curhat di akun Instagramnya.

Lewat akun Instagramnya @marshanda99, Marshanda menceritakan bagaimana perasaannya setelah bertemu ayahandanya itu. Terlihat dari tulisannya itu, Marshanda nampak begitu bahagia dengan pertemuanya tersebut.

“Nyari foto aslinya tapi udah ilang, jadi pake foto dari hasil googling.. Segala sesuatu akan indah pada waktunya. Dan hal ini ngga cuma berlaku untuk orang-orang yang beruntung secara materi, jabatan, sukses karir, atau hal lainnya yang superficial.”

Marshanda pun menuturkan meski ayahnya itu ditemukan pada saat mengemis, namun hal itu tak membuatnya jadi malu untuk mengakui ayahnya itu. Bahkan meski sudah lama tak bertemu dan ayahandanya itu meninggalkannya begitu saja, namun Chaca (sapaan Marshanda) tetap menganggap ayahnya itu sebagai ayah yang baik.


Nyari foto aslinya tapi udah ilang, jadi pake foto dari hasil googling ☺️ Segala sesuatu akan indah pada waktunya. Dan hal ini ngga cuma berlaku untuk orang-orang yang beruntung secara materi, jabatan, sukses karir, atau hal lainnya yang superficial. Walaupun kita punya masa lalu yang “kurang baik” di mata masyarakat (bahkan sebagian besar orang menyebutnya “aib yang harus ditutup-tutupi”), bukan berarti kita tidak pantas disayangi, diterima, dipahami, dicintai dan dihormati sebagai seorang individu yang masih bernafas. Papaku orang baik. Dia ngga menipu, ngga meremehkan orang lain, jadi kalo berita seperti ini tentang papa keluar di media saya ngga ngerasa kaget, miris, ataupun malu. Saya menghormati papa seperti apapun dia. Sama halnya dengan bagaimana saya menghormati mama saya. Semua orang punya kelebihan dan kekurangan. Jangan hanya karena “aturan masyarakat” yang nggak tertulis mengenai apa yang “wow” dan apa yang patut dianggap remeh, kita jadi hidup nggak pakai hati dan nggak mengenal cinta lagi. Kita dilahirkan untuk tujuan yang nggak jauh dari cinta. We are born for a great purpose. Karena Allah SWT sayang sama semua hamba-Nya. Sebersih atau sekotor apapun badan orang itu di bumi saat ini, setebel atau setipis apapun dompet dan jumlah kartu kreditnya hari ini.. Kita semua sama. Kita semua berhak dihormati, diterima, dan disayangi. #iamGreatbcosMyparentsAreWhoTheyAre #duludansekarang

A photo posted by Marshanda (@marshanda99) on

“Walaupun kita punya masa lalu yang “kurang baik” di mata masyarakat (bahkan sebagian besar orang menyebutnya “aib yang harus ditutup-tutupi”), bukan berarti kita tidak pantas disayangi, diterima, dipahami, dicintai dan dihormati sebagai seorang individu yang masih bernafas.”

“Papaku orang baik. Dia ngga menipu, ngga meremehkan orang lain, jadi kalo berita seperti ini tentang papa keluar di media saya ngga ngerasa kaget, miris, ataupun malu..Saya menghormati papa seperti apapun dia. Sama halnya dengan bagaimana saya menghormati mama saya.,” sambung Marshanda.

Menurutnya, semua orang pasti punya kelebihan dan kekurangan. Namun atas dasar cinta, Marhsanda pun menerima apapun kondisi ayahnya itu.