Farhat Abbas Terus ‘Nyinyir’ Saat Prosesi Pemakaman Olga

Farhat Abbas
Farhat Abbas
Farhat Abbas

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pengacara Farhat Abbas kembali berkicau tentang meninggalnya Olga Syahputra. Dia terus nge-twitt saat prosesi pemakaman Olga Syahputra. Banyak fans yang panas hati sampai balik bully pengacara sensional ini.

Namun, ada pula yang mendukung cuitan-cuitan Farhat diakunnya @farhatabbaslaw karena memandang apa yang dilakukan Farhat sebagai sebuah kebenaran.

Inilah puluhan ciutan Farhat Abbas saat prosesi pemakaman Olga Syahputra, Sabtu (28/7), yang dinilai netizen sebagai nyinyiran (sindiran) pedas:

Sebanyak apapun airmata tak dapat membeli nyawa.


Jangan terlalu banyak tertawa karena banyak kesedihan saat kematian.

Orang tua olga bisa kaya mendadak menerima warisan olga, tapi bukan orang tua angkat ya.

Hidup terwakan orang mati ditertawain orang.

Warisannya bukan harta, tapi kegembiraan & persahabatan.

Proses cuci dosanya lama & menderita, Tuhan maha adil.

Penderitaan adala rasa bagi orang2 yg curang, aneh & dzalim.

Kaya main judi, lupa diri, mati habis tabungan.

Buat apa kaya kalo sakit dan mati.

Uangnya habis, habis pula nafasnya.

Setelah banyak bohong akhirnya mati juga.

Dosanya dibuat-buat, begitupun dg matinya,, seperti dibuat-buat.

Seperti menangis padahal tertawa.

Mereka tuh aneh, saat orangnya udah matipun masih aja ditongolin mercy mewah warna merah dibandara, padahal mati tak bawa apa2.

Matinya secepat suksesnya, bukan sukses matinya.

Matinya setalah banyak bacot & dosa.

Orang yg nolak tamu atau yg kabur saat tamu bertandang matinya menderita, ngapus dosanya lama & sakit.

Belum kaya kalo masih mati.

Yang berhak atas harta olga adalah ortu kandung, kakek neneknya, & saudara2nya, bukan managementnya.

Semoga kematiannya menjadi pelajaran bagi para artis2, agar jgn sok ngartis.

Kebohongan ikut ke kuburan.

Banyak yg berpura2 sedih, hanya gue yg pura2 ketawa.

Sontak, cuitan-cuitan Fatrhat di atas mendapat perlawanan, terutama dari fansnya. Banyak yang menyesalkan sikap Farhat ini.

”Wah bang, sesama muslim jangan saling menjelekkan apalagi saat meninggal,” kata @irwan2000.

Ada juga yang balik mendukung kicauan-kicauan Farhat.

Misalnya dari akun @rahmatafandi441: Slh satu org yg jujur & tdk munafik saat ini adalah @farhatabbaslaw dia “berkata jujur walaupun itu pahit & membuat bnyak org tersinggung
Atau dukungan seperti ini: ”@farhatabbaslaw gue bingung bang ama orang yg ngehujat lu, klo ga suka ama tweetan lu, knpa mereka follow lu yak :)) Hidup farhat abbas dah,” cuit @RahitoDhito.

(kan/ps)