POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Muhajirin Purwakarta, Jawa Barat, berhasil mencetak 406 sarjana dalam kurun waktu lima tahun terakhir, sejak 2019 hingga 2024.
Informasi tersebut disampaikan pihak kampus melalui siaran pers yang diterima pada Senin. Capaian ini menjadi salah satu bukti kontribusi STAI Al-Muhajirin dalam mencetak sumber daya manusia yang memiliki kompetensi akademik sekaligus pemahaman keislaman yang kuat.
Saat ini, STAI Al-Muhajirin menyelenggarakan lima program studi, yakni Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Perbankan Syariah, Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), serta Manajemen Bisnis Syariah. Program-program tersebut juga tercantum dalam profil resmi kampus.
Baca Juga: MPLS PAUD hingga Paket C Tahun 2026, Ini Pedoman Sekolah Ramah bagi Pendidikan Nonformal
Selain fokus pada pengembangan akademik, STAI Al-Muhajirin juga memberikan dukungan pembiayaan pendidikan melalui berbagai program beasiswa. Hingga saat ini, sebanyak 43 mahasiswa telah menerima bantuan beasiswa dari kampus.
Pada tahun ini, STAI Al-Muhajirin kembali membuka kesempatan beasiswa bagi mahasiswa baru maupun mahasiswa aktif. Program tersebut diharapkan dapat membantu lebih banyak generasi muda untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.
Sebagai perguruan tinggi berbasis Islam yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Al-Muhajirin, kampus ini juga menyelenggarakan program pesantren mahasiswa. Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pendalaman ilmu agama, tetapi juga pembinaan karakter, kemandirian, serta penguatan nilai-nilai kepemimpinan dan sosial.
Dengan perpaduan pendidikan akademik dan pembinaan keagamaan, STAI Al-Muhajirin terus berupaya mencetak lulusan yang siap berkontribusi bagi masyarakat serta mampu bersaing di dunia kerja dan dunia usaha berbasis syariah. ***




