POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Ribuan warga, khususnya para pemuda di Kampung Citenjo, Desa Cimahi, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, menelan kekecewaan mendalam pada Sabtu (23/8/2025) malam.

Mereka yang sejak sore menunggu kedatangan Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein (Om Zein) dalam acara puncak perayaan HUT RI ke-80, akhirnya pulang dengan rasa kecewa karena orang nomor satu di Purwakarta itu batal hadir alias PHP (pemberi harapan palsu).

Padahal, sejak siang hari, bupati dikabarkan sudah menjanjikan diri untuk datang menghadiri acara yang digelar masyarakat secara swadaya tersebut. Namun, hingga pukul 20.00 WIB, yang datang justru bukan bupati melainkan ajudannya, bernama Yusup.

Baca Juga: Om Zein Bangunkan Rumah Baru untuk Mang Ujang, Warga Purwakarta yang Tinggal di Gubuk Terpal

Saat menyampaikan pengumuman bahwa bupati tidak bisa hadir karena ada agenda lain, suasana sempat memanas. Sejumlah pemuda meluapkan kekecewaan mereka dengan meneriaki ajudan tersebut.

“Sejak siang kami sudah persiapan, bahkan warga rela menunggu dari sore sampai malam. Tapi ternyata bupati tidak datang, kami merasa di-PHP,” keluh salah seorang pemuda setempat.

Acara puncak HUT RI ke-80 di Kampung Citenjo sendiri berlangsung meriah dengan berbagai hiburan rakyat. Namun batalnya kehadiran bupati membuat antusiasme warga seketika meredup. Para pemuda berharap kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Baca Juga: Getaran Gempa Bekasi Terasa di Purwakarta, Rumah Warga Rusak - Jatiluhur dan Cirata Aman

“Kami bukan sekadar butuh hiburan, tapi ingin merasakan perhatian dari pemimpin daerah. Kalau janji ya sebaiknya ditepati. Kalau memang tidak bisa datang ya bilang aja dari awal,” tambah pemuda lainnya.

Kekecewaan warga ini menjadi sorotan, mengingat momentum HUT RI ke-80 seharusnya menjadi ajang mempererat silaturahmi antara masyarakat dengan pemerintah daerah. ***