POJOKSATU.id, Purwakarta – Bupati Saepul Bahri Binzein (Om Zein) ambil resiko yang tidak menguntungkan bagi dirinya, ketika mengambil kebijakan demi pembangunan.
Kebijakan pembangunan yang diambil Om Zein tahun ini, menguntungkan bagi para politisi ataupun wakil rakyat yang ada di DPRD.
Dengan segala resikonya, Om Zein menginginkan pembangunan di setiap desa terarah dan menyelesaikan masalah, terutama infrastruktur.
“Untuk Pokir kita fokuskan satu anggota dewan satu desa, jadi anggaran pokir tidak dipecah-pecah,” kata Om Zein, kepada pojoksatu.id belum lama ini.
Sehingga, lanjut Om Zein, secara politis yang akan diuntungkan para anggota dewan di setiap Dapilnya masing-masing.
“Tingkat popularitas mereka ( para anggota dewan ), pasti akan naik karena membangun disetiap Dapilnya,” tambah Om Zein.
Disamping itu, pembangunan infrastruktur disetiap desa akan cepat selesai karena dana pokir setiap anggota dewan di fokuskan di satu desa.
“Umpama dana Pokirnya satu anggota dewan 500 juta, biasanya di pecah didesa A membangun 100 juta, B 100 juta hingga dipecah 5 desa. Bila di fokuskan satu desa, permasalahan infrastruktur di desa tersebut pasti bisa selesai,” beber Om Zei panjang lebar.
Bila total ada 50 anggota dewan, maka dalam waktu kurang dari 4 Tahun semua desa akan bisa dibangun dengan dana Pokir dengan catatan satu dewan pokus a desa.
“Kebijakan tersebut secara politis yang diuntungkan para anggota dewan, karena mereka membangun di daerah konstituennya masing-masing,” jelas Om Zein.
Kebijakan-kebijakan yang diambil oleh para kepala daerah untuk memaksimalkan anggaran yang ada, dampak dari Tranfer Ke Daerah ( TKD ) dari pusat yang minim.
Sehingga para kepala daerah harus benar-benar berfikir lebih keras lagi, saat anggaran dari pusat berkurang. Agar pembangunan tetap berjalan dan bisa maksimal.***



