POJOKSATU.id, PURWAKARTA - Ketua Yayasan Al Muhajirin, Ifa Faizah Rohmah melakukan silaturahmi ke pimpinan Pesantren Miftahul Huda yang berlokasi di Kampung Pakuning, RT002/001, Desa Sukarapih, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, Selasa (5/9/2023).
Dalam kunjungannya, Ifa Faizah Rohmah disambut hangat oleh pimpinan Pesantren Miftahul Huda, KH Umar Abdullah.
Tak hanya untuk saling mengenal warga di lingkungan sana, Ifa Faizah Rohmah memberikan tausiyah dalam kajian rutin bulanan.
Baca Juga: Manfaat Olahraga Teratur untuk Kesehatan Fisik dan Mental
Selama kesempatan itu, Ifa Faizah Rohmah mengangkat tema pembahasan seputar pendidikan Islam untuk generasi muda dan cinta ulama sebagai garuda terdepan kemerdekaan Indonesia.
Sejak diamanahkan sebagai Ketua Yayasan oleh Ayahandanya pada tahun 2010 silam, Ifa aktif melakukan perubahan yang progresif khususnya mengenai kemajuan pendidikan yang dilakukan Ponpes Al Muhajirin sebagai wadah pendidikan berkarakter.
Dalam kiprahnya menggerakan roda pendidikan, Ifa tidak berhenti di sana, dirinya kerap kali menyusun berbagai buku dan karya ilmiah, diantaranya Modul Guru Pembelajaran Sains Berbasis Al Quran, Manajemen Kurikulum Agama Islam di SMA, Buku pembelajaran integrasi Al Quran dan sains, bidang studi biologi (Kelas X, XI, XII), dan Buku Belajar biologi bersama Al Quran untuk SMA/MA, bekerjasama dengan Lajnah pentashih Al Quran Kemenag Pusat.
Salah satu Karya Ilmiah yang pernah dia susun ialah, International jurnal of current research ”Analysis of Student Learning Interest and Student Learning Motivation in Enhancement Student Learning Achievement tt School." dan Internasional jurnal of development research (UDR ) ” The Use of Science Curriculum of Based ini Al Qur’an in Improving the Quality of Student Personal.”
"Kebersamaan ini membawa semangat bagi kami bahwa kita akan terus bersama bahu membahu berjuang dan berkolaborasi untuk mewujudkan cita-cita kita bersama dalam dunia pendidikan," tegasnya.
"Pendidikan pesantren berkontribusi besar terhadap kemajuan bangsa sekaligus juga akan banyak para generasi yang siap membela tanah air dan bangsa," jelasnya.
Kita sudah mendengar dan melihat, sambung Ifa Faizah Rohmah, untuk mewujudkan itu semua, tidak lain harus di awali dari pendidikan pemahaman yang integral dan berkelanjutan.
Saat ini, sambungnya, tantangan Pendidikan NU bukan hanya dari kesiapan didalam tapi juga dari luar negeri, dengan adanya pemikiran Radikalisme, Liberalisme dan Fundamentalisme sudah mulai terasa di tataran Pendidikan indonesia.
"Kita yakin semuanya pasti dan selalu ada jawabannya sehingga mengantarkan negara indonesia sebagai Negara Moderat. Umatan wasathon," ungkap dia.
Karena itu, Ifa Faizah Rohmah mengatakan, arahan dalam mensukseskan peta strategis pendidikan ke depan amatlah penting untuk ditindaklanjuti.
"Semua ini tentu tidak akan ada dan terwujud kecuali atas kepercayaan dukungan bimbingan dan doa orang tua," tutur Ifa Faizah Rohmah.


